Musera Manfaatkan Barang Bekas Jadi Karya Seni

Kulon Progo (Musera) – MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) terus menanamkan kreativitas dan kepedulian lingkungan kepada peserta didik. Yakni melalui pemanfaatan barang bekas. Guru kelas V, Vina Alfiana, S.Pd. mengajarkan pembuatan karya seni rupa dari limbah kertas pada Rabu (13/5/2026) di kelasnya.

Dalam kegiatan praktik tersebut, peserta didik diajak mengolah limbah kertas menjadi produk karya seni yang menarik dan bernilai guna. Vina menjelaskan bahwa kertas termasuk bahan lunak yang mudah dibentuk sesuai kreativitas masing-masing.

”Kertas merupakan salah satu bahan lunak. Sehingga mudah dibentuk sesuai keinginan. Salah satunya dengan teknik lipat,” jelas Vina.

Ia juga mengenalkan teknik origami kepada peserta didik sebagai salah satu metode dalam seni melipat kertas. Menurutnya, teknik tersebut dapat diterapkan pada kertas tipis untuk menghasilkan berbagai bentuk objek yang indah dan kreatif.

”Dalam seni melipat kertas terdapat teknik origami. Teknik ini dapat kita terapkan pada kertas tipis, dan kita dapat membentuk berbagai bentuk obyek yang indah,” tambahnya.

Salah satu peserta didik, Zidna Alfiannaja mengaku senang mengikuti pembelajaran tersebut. Ia merasa kegiatan praktik origami membuatnya lebih kreatif dalam memanfaatkan kertas bekas menjadi karya seni. ”Pembelajaran ini sangat menyenangkan. Kita dituntut kreatif membuat karya seni dari kertas,” kata Zidna.

Melalui kegiatan ini peserta didik tidak hanya belajar keterampilan seni rupa. Tetapi juga diajak memahami pentingnya memanfaatkan limbah kertas menjadi karya yang bermanfaat dan ramah lingkungan. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *