Perdana, KUA Pengasih Jalin Kolaborasi Dengan BSI Dalam Program Bimwin

Kulon Progo (KUA Pengasih) – KUA Pengasih untuk pertama kalinya menjalin kolaborasi lintas sektoral bersama BSI Cabang Wates dalam pelaksanaan program Bimbingan Perkawinan Mandiri yang dilaksanakan di Balai Nikah KUA Pengasih pada Senin (25/5/2026), Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan Bimwin Mandiri di Balai Nikah KUA Pengasih.

“Kolaborasi lintas sektoral menjadi langkah penting dalam memperkuat kualitas pembinaan calon pengantin agar memiliki kesiapan yang lebih menyeluruh sebelum memasuki kehidupan rumah tangga,” ungkapnya. Ia menjelaskan bahwa pembekalan pernikahan mencakup kesiapan spiritual, keharmonisan keluarga, dan kesiapan ekonomi sebagai fondasi keberlangsungan rumah tangga. “Ketahanan keluarga dipengaruhi oleh kemampuan pasangan dalam mengelola keuangan, membangun perencanaan masa depan, dan mengambil keputusan ekonomi secara bijak,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Cabang BSI Wates, Sugiyati, S.E., hadir sebagai pemateri ketiga dengan materi bertajuk membangun ekonomi keluarga. Ia menyampaikan pentingnya kesadaran finansial sejak awal pernikahan agar pasangan mampu menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.

“Banyak persoalan rumah tangga berawal dari lemahnya pengelolaan keuangan. Karena itu, pasangan muda perlu memahami cara mengatur pemasukan, pengeluaran, hingga membangun kebiasaan menabung dan berinvestasi secara sehat,” ujarnya. Ia juga mengenalkan ragam instrumen investasi dan pengelolaan keuangan syariah yang dapat menjadi pilihan bagi pasangan muda dalam merancang masa depan keluarga.

“Investasi adalah bagian dari perencanaan masa depan keluarga. Pasangan suami istri perlu memiliki tujuan keuangan yang jelas agar kehidupan rumah tangga berjalan lebih terarah dan stabil,” tuturnya. Sementara itu, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., menegaskan bahwa kerja sama dengan BSI menjadi awal penguatan sinergi antara KUA dan berbagai lembaga dalam meningkatkan kualitas layanan masyarakat. “Kami berharap kolaborasi seperti ini terus berkembang sehingga calon pengantin mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang lebih komprehensif dalam menghadapi kehidupan rumah tangga,” pungkasnya. (muc/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *