Ungkap Pentingnya Doa Bagi Anak Cucu, KUA Lendah Beri Pendampingan Lansia

Kulon Progo (KUA Lendah) – KUA turut serta dalam mendampingi pertemuan yandu Lansia bersama Khimsin M Baroroh dan Alfaenawan, Senin (25/5/2026) pagi di Rumah Dukuh Wonogiri Kalurahan Jatirejo, Yudi Antoro.

Kegiatan yang dihadiri 30 peserta lansia, turut dibersamai oleh puskesmas dan tim dinas kesehatan. Dalam sambutannya, Yudi menyampaikan apresiasi atas keterlibatan penyuluh agama dalam kegiatan posyandu lansia.

“Kami menghaturkan banyak terima kasih atas keterlibatan Penyuluh KUA dalam pertemuan Posyandu lansia, semoga para lansia yang hadir disini bisa bertambah kuat keimanannya, bertambah wawasan keagamaanya melalui pendampingan penyuluh agama,” ujarnya.

Dalam penyampaiannya, Khimsin mengajak para lansia untuk membiasakan diri berdzikir dan memperbanyak doa, khususnya bagi anak dan cucu.

“Kita yang sudah sepuh tentu kondisi fisiknya tidak seperti dulu. Karena itu, ibadah dzikir menjadi amalan yang mudah dilakukan dan dapat terus dibiasakan,” tuturnya.

Ia juga menegaskan pentingnya doa dan restu orang tua bagi kehidupan anak cucu.

“Kita sebagai simbah, orang yang sudah sepuh sedapat mungkin mendoakan yang terbaik kepada anak cucunya, agar anak cucu mewarisi kebaikan yang telah dilakukan oleh orang tuanya. Doa restu orang tua ini penting untuk mempersiapkan masa depan anak. Keridhoan orang tua, Allah menghendaki keberhasilan impian anak cucu kita,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi penyuluhan dan berbagi pengalaman selama kegiatan berlangsung.

Sementara itu, Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I., turut mendukung sinergi KUA dengan tokoh masyarakat agar pemahaman keagamaan dan fiqh ibadah dipahami dengan baik dan diimplementasikan masyarakat di kalurahan Jatirejo.

“Kami berharap dengan adanya program pendampingan posyandu pada masyarakat Wonogiri, membantu kita untuk bisa saling belajar, saling mengingatkan, sehingga pemahaman keagamaan dan moderasi beragama dapat di praktek kan secara optimal,” ujarnya.(ags/alf/mel).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *