Tanamkan Jiwa Sosial, MI Maarif Ngipik Kurban 2 Sapi

Kulon Progo (MIMA Ngipik) – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Maarif Ngipik, Kulon Progo, DIY sukses menggelar penyembelihan hewan kurban sebanyak 2 ekor sapi pada Kamis (28/5/2026). Kegiatan dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini berlangsung khidmat dengan melibatkan seluruh guru, karyawan, siswa, serta warga di sekitar lingkungan madrasah.
Dua ekor sapi kurban tersebut berasal dari pendanaan terpadu Paguyuban Wali Murid dan Guru MI Maarif Ngipik.
Penyembelihan hewan kurban ini juga dihadiri oleh Pengawas Madrasah Mulat Virianto, S.Pd., M.Pd, Ketua LP Maarif Kulon Progo, Sumarno, S.Pd., M.Pd., Ketua Ranting NU Bumirejo, Parmin, Pengurus MWC NU Lendah, Nur Cholis, Kepala Madrasah MI Ma’arif Ngipik, Dukuh Ngipik, Jumadi, Komite, Mufti Amri, S.H.I., dan Tokoh Agama. Sinergi ini dirancang khusus sebagai wujud nyata gotong royong keluarga besar madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, keikhlasan, dan semangat berbagi kepada para siswa sejak dini.
Kepala MI Maarif Ngipik, Bayu Rahmat Santosa, M.Pd. menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terlaksananya ibadah kurban tahun ini. Ia mengapresiasi tinggi kekompakan serta kepedulian yang ditunjukkan oleh Paguyuban Wali Murid bersama para guru.

“Tantangan zaman saat ini menuntut madrasah untuk tidak hanya unggul secara akademik. Tetapi juga dalam pembentukan karakter. Melalui momentum kurban dari Paguyuban Wali Murid dan guru ini kami berkomitmen melatih keikhlasan dan kepedulian sosial anak didik sejak usia dini secara nyata,” ujar Bayu Rahmat Santosa.
Pelaksanaan kurban di MI Maarif Ngipik kali ini terasa istimewa dengan kehadiran Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kantor Kementerian Agama Kulon Progo, Muhamad Dwi Putranto, M.M. Tidak hanya hadir memberikan apresiasi dan meninjau lokasi, Muhamad Dwi Putranto juga terlibat langsung dalam prosesi penyembelihan hewan kurban.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keterampilan juru sembelih, Kasi Penmad turut menyerahkan bantuan berupa pisau sembelih khusus kepada panitia kurban madrasah. Muhamad Dwi Putranto mengapresiasi konsistensi MI Maarif Ngipik yang sukses mempertahankan ibadah kurban 2 ekor sapi. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan sarana pembelajaran kontekstual yang sangat efektif untuk membentuk karakter mulia dan kepedulian sosial pada diri siswa.

Apresiasi senada juga datang dari Ketua Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Kulon Progo, Sumarno, M.T. Ia menekankan pentingnya tata kelola madrasah yang berbasis pada penguatan karakter Islami. Sumarno mengagumi bagaimana MI Ma’arif Ngipik mampu mengimplementasikan nilai-nilai Aswaja (Ahlussunnah wal Jama’ah), seperti gotong royong melalui sinergi yang harmonis antara madrasah, komite, dan paguyuban wali murid.
“Kami berharap momentum ini dapat memotivasi madrasah-madrasah Ma’arif lain di wilayah Kulon Progo untuk terus berinovasi dalam program pendidikan karakter. Pelibatan aktif siswa dalam proses kurban ini akan membekas sebagai pengalaman spiritual dan sosial yang berharga bagi masa depan mereka,” tutur Sumarno.
Acara penyembelihan yang dimulai sejak pagi hari ini berjalan dengan lancar dan tertib. Seluruh daging kurban yang telah dipotong dan dikemas rapi kemudian langsung didistribusikan kepada para siswa yang membutuhkan serta masyarakat di lingkungan sekitar MI Maarif Ngipik demi mempererat tali silaturahmi. (dev/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!