Tanamkan Karakter Sejak Dini, KUA Galur Bimbing Manasik Haji Cilik

Kulon Progo (KUA ​Galur) – Gema kalimat talbiyah bersahut-sahutan dengan penuh keceriaan memenuhi Kompleks Masjid Al Ishlah, Gandu, Jumat (22/5/2026) pagi. Para siswa siswi cilik dengan pakaian ihram putih bersih berkumpul untuk mengikuti kegiatan Manasik Haji Cilik. Kegiatan edukasi religi ini diselenggarakan atas kerja sama intensif antara TK ABA Nomporejo, TK ABA Boro, dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Galur.

Acara yang berlangsung meriah ini bertujuan untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak-anak sejak usia dini melalui metode simulasi yang interaktif, visual, dan menyenangkan. Antusiasme tinggi tidak hanya datang dari para santri, melainkan juga dari para guru pendamping dan wali murid yang memadati lokasi acara.

Dengan sabar dan telaten, Penyuluh Agama Islam KUA Galur membimbing anak-anak mengikuti miniatur urutan ibadah haji yang telah didesain ramah anak.

Penyuluh Agama Islam KUA Galur, Isnaini Mar’ah Azizah, S.Fil.I., M.S.I., menegaskan bahwa simulasi manasik haji cilik ini merupakan instrumen strategis dalam peningkatan literasi keagamaan sejak usia dini.

“Kami mengemas kegiatan ini melalui metode learning by doing yang ceria. Fokus utamanya bukan sekadar hafalan formalitas ibadah, melainkan internalisasi nilai-nilai filosofis haji. Ini adalah fondasi penting dalam pembentukan karakter umat yang disiplin, sabar, dan memiliki pemahaman keagamaan yang kuat sejak usia emas,” ujarnya.

Sementara itu, Plh Kepala KUA Galur, Sugianto, S.E.I., memberikan apresiasi penuh dan menekankan pentingnya perluasan fungsi bimbingan masyarakat (binmas) di tingkat akar rumput. Menurutnya, dinamika struktural makro di tingkat pusat sama sekali tidak menyurutkan jalannya roda edukasi keagamaan di daerah.

​”KUA Galur berkomitmen penuh untuk terus menggaungkan syiar Islam yang sejuk, inklusif, dan berkemajuan. Kegiatan hari ini adalah bukti nyata kehadiran negara melalui bimbingan masyarakat yang menyasar lembaga pendidikan formal. Penataan kelembagaan baru justru memotivasi kami di KUA untuk lebih adaptif dan kreatif dalam mengawal literasi keagamaan serta membentengi moral generasi muda di wilayah Kecamatan Galur,” pungkas Sugianto optimis.

Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama antara seluruh jajaran KUA Galur, para guru, serta santri TK ABA Nomporejo dan TK ABA Boro. Pihak sekolah berharap kerja sama reguler seperti ini dapat terus dipertahankan sebagai agenda tahunan yang dinanti. (rny/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *