KUA Panjatan dan MI Ma’arif Bojong Bersinergi Cetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan bersama MI Ma’arif Bojong bersinergi dalam program ekstrakurikuler Tahfidz Al-Qur’an demi membumikan kitab suci sejak dini. Kegiatan perdana pada semester awal tahun ajaran 2026/2027 ini resmi dimulai hari ini, Kamis (23/7/2026). Kelas bimbingan ini dipandu langsung oleh Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd. selaku Penyuluh Agama Islam dari KUA Kapanewon Panjatan.

Program yang dirancang untuk membentuk karakter Qur’ani ini diikuti oleh 21 siswa kelas 4 dan 12 siswa kelas 5. Kelas ekstra tahfidz dijadwalkan berlangsung rutin setiap hari Kamis pada pukul 14.10 WIB, tepat setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) reguler selesai.

Kepala KUA Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., menegaskan bahwa sinergi ini merupakan bentuk nyata komitmen kementerian agama dalam mengawal pendidikan moral anak. “Kami berharap kolaborasi KUA dan madrasah ini mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga kuat secara spiritual serta berakhlak mulia dengan hafalan Al-Qur’an mereka,” ujarnya.

Kepala MI Ma’arif Bojong, Bapak Mahbub Misbahudin, S.Pd.I., menyambut baik dan mengapresiasi penuh dimulainya program ini. “Kehadiran kelas tahfidz ini menjadi jawaban atas harapan orang tua siswa yang ingin anaknya menjaga kalamullah, dan kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh dari pihak KUA Panjatan,” ungkap Mahbub.

Sebagai pengampu utama, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd., menyatakan antusiasmenya melihat semangat para siswa di hari pertama. “Memulai kelas di awal semester ini adalah langkah krusial. Fokus kami adalah menanamkan rasa cinta terlebih dahulu kepada Al-Qur’an, sehingga anak-anak menghafal dengan bahagia tanpa merasa terbebani,” kata Nofianti.

Dukungan penuh juga mengalir dari para wali kelas yang melihat dampak positif kegiatan ini bagi fokus belajar anak didik. Guru Kelas 4, Maimanah, S.Pd.SD., memberikan kesaksiannya mengenai antusiasme peserta didik. “Sebanyak 21 anak kelas 4 sangat bersemangat menyambut jam ekstra ini, program ini sangat bagus untuk melatih kedisiplinan dan daya ingat mereka sejak dini,” tutur Maimanah.

Senada dengan hal tersebut, Guru Kelas 5, Nur Afifa Utsmany, S.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini melengkapi kurikulum madrasah secara sempurna. “Ekstra tahfidz sore ini menjadi penutup hari yang berkah bagi 12 siswa kelas 5, kami siap mengawal dan memotivasi anak-anak agar konsisten menjaga hafalan mereka,” pungkas Nur Afifa.

Melalui program ini, MI Ma’arif Bojong bersama KUA Panjatan berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang seimbang antara ilmu umum dan nilai keagamaan. Ke depan, pihak madrasah berencana untuk mengevaluasi perkembangan hafalan para siswa secara berkala pada setiap akhir semester. Langkah ini diambil guna memastikan bahwa target capaian hafalan dapat terpenuhi dengan baik dan memotivasi siswa untuk terus meningkatkan kemampuannya.

Sebagai penutup, sinergi lintas sektoral ini diharapkan dapat menjadi pilot project atau percontohan bagi madrasah dan KUA lain di wilayah Kabupaten Kulon Progo. Dengan komitmen yang kuat dari para guru pengampu, wali kelas, serta dukungan penuh dari instansi keagamaan setempat, cita-cita untuk melahirkan generasi emas yang tangguh, cerdas, dan berjiwa Qur’ani di masa depan optimistis dapat segera terwujud. (nof/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *