Capai Puncak Tertinggi, MTsN 4 Kulon Progo Juara I Liga Voli Pelajar 2026

 

Kulon Progo (MTsN 4 KP) Tim Voli Putra MTsN 4 Kulon Progo kembali berjaya meneguhkan skillnya dalam final Liga Voli Pelajar Kulon Progo 2026, berhasil raih juara I. Laga Final berlangsung seru di GOR Jati Moncer Pengasih, Sabtu (30/5/2026). Di bawah asuhan pelatih R. Fajar Ismayajati, S.Pd., MTsN 4 Kulon Progo berhasil taklukkan SMPN 2 Panjatan dengan skor telak 3-0. Kepala Madrasah Hj. Asnah Al-Amien, S.Ag., M.S.I., guru, siswa, dan orang tua berbondong-bondong menjadi suporter dalam laga final bergengsi tersebut.


Suatu kebanggaan, Bupati Kulon Progo R.N. Agung Setyawan, S.T., M.Sc. bersedia menyerahkan tropi kejuaraan serta uang pembinaan secara simbolis, kepada kapten tim voli putra, Luthfy Athfan Ananta. Dalam sambutannya, Bupati Kulon Progo mengapresiasi LVP 2026 sebagai ajang menggali talenta atlet handal untuk menggairahkan bola voli Kulon Progo, bahkan di ajang nasional. “Ini adalah buah manis dari latihan berat yang kalian lakukan. Ini adalah awal baru intuk menapak ke jenjang yang lebih tinggi, sampai ke level nasional bahkan internasional,” demikian api semangat yang dikobarkan Bupati Kulon Progo.

Kepala Madrasah Hj Asnah Al- Amien, S.Ag. M.S.I. menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas prestasi tersebut. “Di akhir masa pendidikan di MTsN 4 Kulon Progo, anak-anak kelas IX KKO masih bersemangat memberikan prestasi terbaiknya untuk madrasah,” tuturnya.

Sementara itu Waka Kesiswaan Lukman Khakim, S.Pd. menyampaikan selamat dan apresiasi kepada tim voli putra yang telah meraih juara I LVPKP 2026. “Ananda bertanding dengan semangat membara, kerja sama solid, dan sporitivitas tinggi. Kemenangan ini bukan hanya miliki tim, tetapi jiga kebanggaan seluruh keluarga besar MTsN 4 Kulon Progo,” tuturnya. Ia juga berpesan untuk terus berlatih, solid, dan tetap rendah hati.

Adapun tim voli putra yang diturunkan dalam LVPKP 2026 diantarannya terdiri Luthfy (kapten), Sindu, Lian, Ega, Rezki, Fatin, Fadli, Mamat, Edsel, Iqbal, Dhafin, Wildan, Ilham, dan Edgar. Formasi tersebut membuat tim inti madsanefour susah ditembus serangan lawan. (siw/don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *