Cegah Stunting dan Perceraian, KUA Nanggulan Dampingi Pernikahan Berisiko Tinggi

Kulon Progo (KUA Nanggulan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan bersama Pemerintah Kapanewon dan instansi terkait bergerak cepat melakukan pendampingan terpadu bagi pasangan pernikahan di bawah umur di Dusun Plugon, Donomulyo, Nanggulan, pada Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya penguatan ketahanan keluarga sekaligus mendukung pencegahan stunting dan menekan risiko perceraian.

Pendampingan melibatkan unsur Kapanewon Nanggulan, Puskesmas, Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dukuh setempat, serta Kamituwa Donomulyo, Ekawati, S.Pd., Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam memberikan dukungan sosial, kesehatan, dan pembinaan keluarga kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Panewu Nanggulan, Drs. Sri Wahyuniarto, M.A., menyampaikan kepedulian atas kondisi Ibu Anisa yang tengah sakit. Guna meringankan beban, Sri menyerahkan bantuan bahan pokok dan susu balita dari program Koin Peduli warga Kapanewon Nanggulan Kulon Progo (KOPI GAWEANKU). Pendampingan ini ditargetkan terus berjalan hingga keluarga tersebut mandiri, menguasai keterampilan, dan anaknya terbebas dari hambatan tumbuh kembang.

Sementara itu, Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H.I., menegaskan bahwa pernikahan usia dini sangat rentan terhadap konflik akibat ketidaksiapan mental yang sering kali berujung pada perceraian.

“Mari bersama-sama mencegah pernikahan usia dini. Selain menghambat studi dan rentan konflik, ketidaksiapan mental juga berisiko melahirkan anak stunting,” tegas Jemino.

Sebagai langkah pencegahan, KUA Nanggulan berkomitmen untuk terus menguatkan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin serta Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi generasi muda. Edukasi ini dinilai krusial agar para remaja memahami pentingnya kesiapan mental, fisik, dan ekonomi sebelum memutuskan untuk membina rumah tangga. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *