KUA Nanggulan Gandeng BPP Salurkan 100 Bibit Nanas untuk KWT Kembang Asri

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Komitmen menjaga bumi kini berpadu dengan penguatan ekonomi masyarakat. Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan menggandeng Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Nanggulan meluncurkan aksi nyata berbasis Ekoteologi di Kelompok Wanita Tani (KWT) Kembang Asri, Kembang, Nanggulan, pada Jumat (19/6/2026).
Bentuk manifestasi iman terhadap kelestarian lingkungan ini diwujudkan melalui pembagian sekitar 100 bibit nanas, serta berbagai pohon buah dan pohon keras untuk ditanam di area fasilitas umum setempat.
Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar seremonial belaka. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari program Kementerian Agama RI untuk mengintegrasikan kesadaran spiritual dengan kepedulian lingkungan.

“Menjaga bumi adalah bagian dari ibadah. Melalui ekoteologi, kita ingin menanamkan kesadaran bahwa merawat lingkungan sama dengan merawat ciptaan Tuhan,” ujar Jemino.
Ia menambahkan, pemilihan bibit nanas ini memiliki tujuan ganda. Selain menyumbang pasokan oksigen dan menghijaukan lingkungan, tanaman ini diproyeksikan mampu memperkuat ketahanan ekonomi warga sekaligus menyulap area KWT menjadi taman edukasi hijau yang bermanfaat bagi generasi mendatang.
“Kami berharap bibit nanas ini dapat tumbuh subur dan memberikan hasil yang melimpah. Sehingga selain lingkungan menjadi asri, perekonomian warga juga ikut meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Koordinator BPP Nanggulan juga menyampaikan dukungannya terhadap program ini. Menurutnya, kolaborasi antara KUA dan BPP merupakan langkah strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Sinergi lintas instansi ini disambut hangat oleh warga setempat. Pengurus KWT Kembang Asri menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian KUA Nanggulan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan bibit nanas ini. Ini sangat produktif dan kami harapkan dapat memberikan nilai tambah nyata dalam meningkatkan pendapatan keluarga di wilayah Nanggulan,” ujar perwakilan KWT Kembang Asri.
Melalui gerakan ekoteologi ini, KUA Nanggulan berharap sinergi antara nilai agama, pelestarian alam, dan pemberdayaan ekonomi dapat terus berjalan dan menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta menjaga bumi. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!