Lima Sila untuk Sejuta Mimpi

Oleh: Kenzie Bhamakerti

Siswa MTsN 5 Kulon Progo

Di tanah yang kaya akan budaya,
Di negeri yang terbentang luas nan indah,
Berdiri tegak sebuah pedoman bangsa,
Pancasila, pemersatu Indonesia.

Lima sila bukan sekadar kata,
Namun cahaya yang menerangi langkah kita.
Menjadi kompas dalam perjalanan bangsa,
Menuju masa depan yang penuh harapan.

Sila pertama mengajarkan keimanan,
Menuntun hati dalam setiap perbuatan.
Sila kedua menanamkan kemanusiaan,
Agar tumbuh kasih dan kepedulian.

Sila ketiga mempererat persatuan,
Menyatukan perbedaan dalam kebersamaan.
Sila keempat mengajarkan kebijaksanaan,
Melalui musyawarah dan mufakat yang menenangkan.

Sila kelima menghadirkan keadilan,
Bagi seluruh rakyat tanpa pengecualian.
Menjadi cita-cita yang terus diperjuangkan,
Untuk Indonesia yang lebih sejahtera di masa depan.

Wahai Pancasila, engkaulah fondasi bangsa,
Tempat kami menanam harapan dan cita-cita.
Dari Sabang sampai Merauke,
Dari Miangas hingga Pulau Rote.

Kami adalah generasi penerus negeri,
Yang membawa sejuta mimpi dalam diri.
Dengan semangat belajar dan berprestasi,
Kami ingin mengabdi untuk Indonesia yang lebih berarti.

Hari lahirmu bukan sekadar peringatan,
Tetapi pengingat akan sebuah perjuangan.
Bahwa kemerdekaan dan persatuan,
Harus dijaga dengan penuh pengorbanan.

Lima sila untuk sejuta mimpi,
Menjadi pelita di setiap langkah kami.
Menguatkan tekad, membangun negeri,
Menuju Indonesia Emas yang berprestasi.

Selamat Hari Lahir Pancasila,
Engkau akan selalu hidup dalam jiwa.
Menjadi dasar yang kokoh sepanjang masa,
Untuk Indonesia yang maju, bersatu, dan berjaya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *