MAN 3 Kulon Progo Tarik Kembali Siswa PKL, Tuai Pengalaman Berharga

Kulon Progo (MAN 3 KP) – MAN 3 Kulon Progo melaksanakan kegiatan penarikan kembali siswa-siswi Praktik Kerja Lapangan (PKL) kelas XI pada Jumat (12/6/2026) setelah menyelesaikan program PKL selama tiga bulan ( April 2026 – Juni 2026). Penarikan dilakukan secara resmi oleh masing-masing guru pendamping di tempat Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI) dengan menyelesaikan administrasi kegiatan berupa absensi kehadiran siswa dan daftar penilaian PKL dari pihak DU/DI. Pada kesempatan tersebut, guru pendamping juga menyampaikan ucapan terima kasih serta menyerahkan cinderamata sebagai bentuk apresiasi kepada mitra tempat PKL. Kepala MAN 3 Kulon Progo, Nurhayanti, S.Pd., M.Sc., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh mitra DU/DI yang telah mendampingi peserta didik selama pelaksanaan PKL.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tempat PKL yang telah memberikan kesempatan belajar secara langsung kepada siswa-siswi MAN 3 Kulon Progo. Pengalaman dan ilmu yang diperoleh selama tiga bulan ini merupakan bekal yang sangat berharga bagi mereka dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja maupun jenjang pendidikan berikutnya,” ungkap Nurhayanti.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan PKL tidak hanya memberikan pengalaman praktik sesuai bidang keterampilan masing-masing, tetapi juga membuka peluang bagi siswa untuk mengembangkan kompetensi dan membangun jejaring profesional.

“Melalui kegiatan PKL ini, beberapa siswa memperoleh kesempatan kerja setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah. Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman yang diperoleh selama PKL mampu meningkatkan kesiapan dan daya saing siswa di dunia kerja,” imbuhnya.
Sementara itu, berbagai pengalaman berharga juga diperoleh siswa dari tempat PKL masing-masing. LPK Nitabusana memberikan sertifikat dunia industri kepada beberapa siswa sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang telah mereka capai selama melaksanakan PKL.
Selain itu, tempat PKL Az Zahra Collection memberikan pengalaman nyata kepada siswa melalui pelatihan menjahit secara langsung, mulai dari penyediaan bahan, pembuatan desain, penyusunan pola, hingga proses menjahit menjadi kemeja yang kemudian digunakan sebagai seragam PKL mereka.
Lebih lanjut, kegiatan PKL menjadi sarana bagi siswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh di madrasah ke dalam dunia kerja sesungguhnya. Melalui interaksi langsung dengan lingkungan industri, siswa belajar mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, serta budaya kerja profesional yang akan menjadi bekal penting di masa depan.
“Semoga kerja sama yang telah terjalin antara MAN 3 Kulon Progo dengan berbagai mitra DU/DI dapat terus berlanjut dan semakin berkembang. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama PKL mampu membentuk lulusan yang terampil, mandiri, profesional, dan siap menghadapi tantangan di era global,” pungkasnya. (shi)



Sekolah sebenarnya dalam bekerja. Smg kelak mereka menjadi CEO nya Indonesia aamiin