Langkah Hijrah, Awal yang Baru

Reyvan Qizanu Adriansyah
Siswa MTsN 5 Kulon Progo

Malam datang membawa bulan sabit tipis,
Menggantung malu di langit yang hening.
1 Muharram tiba tanpa petasan, tanpa hingar,
Hanya doa-doa yang lirih meminta ampunan.

Ini bukan sekadar ganti angka di kalender,
Tapi jejak Rasul yang mengajarkan berani.
Meninggalkan Mekkah yang menyakitkan,
Demi Madinah yang menenangkan hati.

Hijrah bukan hanya berpindah tempat,
Tapi memindahkan diri dari gelap ke terang.
Dari dengki menuju lapang dada,
Dari lalai menuju sujud yang panjang.

Wahai tahun yang baru saja lahir,
Jadilah saksi taubat yang tak lagi mengulang.
Jadilah lembar putih tempat kita tulis,
Aksara ikhtiar, sabar, dan kasih sayang.

Tak ada terompet, tak ada kembang api,
Karena hijrah dirayakan dengan sepi.
Dengan muhasabah di ujung sajadah,
Dengan tekad menjadi insan yang lebih berarti.

Selamat datang, 1 Muharram.
Semoga langkah kita hijrah,
Dari kemarin yang berluka,
Menuju esok yang diridhai-Nya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *