Perkuat Ketahanan Keluarga, KUA Pengasih Bina Kader Lewat Spiritualitas

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus berkomitmen dalam memperkuat fondasi keluarga sakinah di tengah masyarakat. Melalui program Pusaka Sakinah (Pusat Layanan Keluarga Sakinah), KUA Pengasih menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang menyasar para penggerak di tingkat kalurahan. Kegiatan ini berlangsung khidmat di Aula Balai Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, pada Selasa (23/6/2026).

Hadir sebagai narasumber, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Basuki, S.Ag. Di hadapan puluhan peserta yang terdiri dari Kader Posyandu, Kader Kesehatan, dan Kader PKK Kalurahan Kedungsari, Basuki membedah materi krusial mengenai “Ketahanan Keluarga melalui Spiritualitas”.

Dalam pemaparannya, Basuki menekankan bahwa ketahanan keluarga tidak hanya diukur dari aspek ekonomi atau fisik semata, melainkan dari kedalaman spiritualitas seluruh anggota keluarga. Spiritualitas dinilai sebagai benteng utama dalam menghadapi derasnya arus tantangan zaman dan problematika sosial modern.

“Keluarga yang memiliki fondasi spiritual yang kuat akan lebih resilien dan bijaksana dalam menghadapi setiap ujian domestik. Ketika nilai-nilai agama dihidupkan di dalam rumah, maka ketenteraman (sakinah) akan tercipta secara alami, yang kemudian berdampak positif pada kesehatan mental serta fisik seluruh anggota keluarga,” ujar Basuki di hadapan para kader yang tampak antusias menyimak materi.

Para kader posyandu, kesehatan, dan PKK yang hadir sengaja dipilih sebagai peserta karena mereka merupakan ujung tombak dan agen perubahan yang bersentuhan langsung dengan basis keluarga di masyarakat. Melalui pembekalan ini, diharapkan para kader mampu menggetoktularkan virus kebaikan dan edukasi ketahanan keluarga ini ke lingkungan terkecil di wilayah masing-masing.

Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., memberikan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya kegiatan sinergis ini. Beliau menegaskan bahwa program Pusaka Sakinah akan terus digulirkan secara masif dan menyentuh berbagai elemen masyarakat guna mewujudkan masyarakat Kapanewon Pengasih yang harmonis dan religius.

“Kami di KUA Pengasih memandang bahwa ketahanan sebuah bangsa dimulai dari ketahanan keluarganya. Melalui program Pusaka Sakinah ini, kami ingin memastikan kehadiran negara dalam memberikan pendampingan psikologis-spiritual bagi masyarakat. Sinergi bersama kader PKK, kesehatan, dan posyandu di Kedungsari ini adalah langkah strategis, sebab merekalah mitra utama kami dalam memotret dan menjaga kesejahteraan keluarga di akar rumput,” ujarnya.

Acara bimbingan ini ditutup dengan sesi dialog interaktif. Para kader memanfaatkan momentum ini untuk berkonsultasi mengenai berbagai dinamika permasalahan keluarga yang sering mereka temui di lapangan, yang kemudian direspon dengan solusi-solusi solutif berbasis bimbingan keagamaan oleh penyuluh.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *