Wujudkan Birokrasi Paperless, KUA Nanggulan Belajar Kelola Arsip Digital Lewat Srikandi

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan mengikuti sosialisasi dan pendampingan penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) yang diselenggarakan oleh Tim Kearsipan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Selasa (23/6/2026). Kegiatan berlangsung di Balai Nikah KUA Nanggulan dan diikuti seluruh pegawai.
Sosialisasi dan pendampingan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai dalam pengelolaan tata naskah dinas dan arsip secara elektronik, terintegrasi, serta mendukung penerapan birokrasi tanpa kertas (paperless) sesuai kebijakan transformasi digital pemerintah.

Kegiatan dibuka oleh Penghulu KUA Nanggulan, Ahmad Mahmudi, S.H.I. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan serta berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kualitas administrasi dan pengelolaan arsip di lingkungan KUA Nanggulan.
“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi KUA Nanggulan dalam mewujudkan pengelolaan arsip yang lebih tertib, efektif, dan terintegrasi,” ujarnya.
Materi disampaikan oleh Arsiparis Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Joko Badaruddin. Ia menjelaskan bahwa Srikandi merupakan sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi yang diterapkan secara nasional untuk mendukung tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

Menurutnya, penggunaan Srikandi memungkinkan pengelolaan tata naskah dinas dan arsip dilakukan secara digital, terintegrasi, dan lebih efisien.
“Srikandi merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola tata naskah dinas dan arsip secara elektronik. Melalui aplikasi ini, proses administrasi menjadi lebih efektif, mudah diakses, dan mendukung penerapan birokrasi paperless,” jelas Joko.
Dalam sesi pendampingan, peserta memperoleh panduan praktis mengenai penggunaan aplikasi, mulai dari pengunggahan dokumen, pengelolaan surat-menyurat, hingga pengarsipan dokumen secara digital.
Para pegawai mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif berdiskusi terkait implementasi aplikasi dalam tugas administrasi sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, KUA Nanggulan diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan Aplikasi Srikandi sehingga terwujud tata kelola arsip yang tertib, efisien, akuntabel, dan terintegrasi sebagai bagian dari transformasi digital birokrasi. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!