Gaya Hidup Sehat Sejak Dini, Kelas IV Musera Antusias Kuasai Gerak Lokomotor

Kulon Progo (Musera) – Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes) MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera), Fita Haryanti, S.Or. memberikan pembelajaran materi gerak lokomotor. Antara lain lari dan lompat kepada murid-murid kelas IV pada Rabu (29/7/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan koordinasi motorik. Sekaligus menanamkan kedisiplinan sejak dini kepada para peserta didik. Seluruh murid terlihat mengikuti jalannya kelas olahraga luar ruangan ini dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi.

Sebelum kegiatan inti dimulai, seluruh murid wajib mengikuti sesi pemanasan secara menyeluruh untuk mempersiapkan fisik mereka. “Anak-anak sekalian, sebelum kita mulai berlari dan melompat, kita wajib melakukan pemanasan dengan benar dari kepala hingga ujung kaki. Hal ini agar otot-otot kita siap dan tidak ada yang cedera saat beraktivitas nanti. Gerakan lokomotor ini membutuhkan kelenturan dan kekuatan otot yang prima. Jadi ikuti setiap gerakan peregangan dengan serius,” jelas Fita.
Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I. memberikan dukungan penuh terhadap inovasi pembelajaran luar ruangan yang konsisten dilaksanakan oleh guru olahraga tersebut. “Kami dari pihak madrasah sangat mendukung penuh kegiatan pembelajaran praktik langsung seperti ini karena anak-anak tidak hanya belajar teori di dalam kelas. Tetapi juga bisa bergerak aktif menyalurkan energi positif mereka. Pembelajaran gerak lokomotor ini sangat penting untuk tumbuh kembang fisik anak usia dasar. Kami berkomitmen untuk selalu memfasilitasi sarana yang dibutuhkan demi kenyamanan belajar anak,” ujar Kamad.

Meskipun terlihat sederhana, materi kombinasi lari dan lompat ini ternyata memberikan tantangan tersendiri bagi para peserta didik kelas IV. Salah satu murid, Arjuna Pamungkas mengaku sangat tertantang saat mencoba melewati setiap rintangan yang telah disiapkan oleh gurunya. “Tadi pas melihat guru memberi contoh sepertinya mudah sekali. Tetapi ternyata pas kita coba sendiri harus melakukannya dengan benar dan fokus tinggi. Hal ini supaya langkah kaki dan lompatannya pas tidak terjatuh,” kata Arjuna.
Kegiatan pembelajaran berjalan dengan aman, tertib, dan ditutup dengan sesi pendinginan serta evaluasi bersama di bawah pohon yang rindang. Melalui pembelajaran praktik gerak lokomotor ini, MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) berharap dapat terus mencetak generasi muda yang sehat secara fisik, tangguh, dan memiliki jiwa sportivitas yang tinggi. Pihak madrasah berencana untuk terus memvariasikan metode pembelajaran olahraga agar para peserta didik tidak merasa jenuh dan selalu bersemangat datang ke madrasah. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!