Kontingen Musera Semangat Taklukkan Game PERSARI

Kulon Progo (Musera) – Kontingen MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) tampil penuh energik dan aktif mengikuti berbagai permainan (game) ketangkasan serta pengetahuan pada ajang Perkemahan Sehari (PERSARI) MI se-Kulon Progo, Kamis (30/7/2026). Bertempat di Bumi Perkemahan Memorial Camp Banaran, Sentolo, seluruh anggota Hizbul Wathan (HW) utusan Musera bahu-membahu menyelesaikan setiap tantangan di tiap pos yang disediakan panitia. Keaktifan mereka di lapangan mencerminkan implementasi nyata dari tema CERDAS (Ceria, Dinamis, Aktif, dan Sehat) yang diusung dalam pertemuan akbar kepanduan tersebut.

Sepanjang pelaksanaan lomba, para peserta mendapatkan kawalan ketat dan suntikan motivasi dari para pembina pendamping di lapangan. Pendamping kontingen putra, Nur Hidayat, S.Pd. tiada hentinya menyemangati para barung putra agar selalu fokus dan menunjukkan kesiapan mental yang prima di setiap jenis permainan.

”Ayo anak-anakku, tunjukkan semangat pantang menyerah kalian di setiap pos! Kita harus selalu siap menghadapi tantangan game ketangkasan maupun asah otak ini. Jaga konsentrasi, dengarkan instruksi dengan baik, dan buktikan bahwa Hizbul Wathan (HW) putra Musera adalah pribadi yang cekatan dan pemberani,” ujar Nur.

Senada dengan hal tersebut pendamping kontingen putri, Fita Haryanti, S.Or. juga terus memberikan dorongan moral agar tim putri berjuang habis-habisan dengan mengedepankan kekompakan. Ia mengingatkan bahwa kunci utama memenangkan permainan kelompok adalah menurunkan ego dan memperkuat kerja sama.

”Mari kita berjuang semaksimal mungkin di sisa pos yang ada ini. Keberhasilan kita bukan karena kehebatan satu orang. Melainkan karena adanya kerja sama tim yang kuat dan saling mengisi. Tetap tersenyum, jaga kekompakan, dan lakukan yang terbaik demi nama baik madrasah kita,” kata Fita.

Perjuangan gigih dan kekompakan yang ditunjukkan oleh dua belas murid tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera), Sumarsih, M.S.I. Ia mengaku bangga melihat cara anak didiknya berkolaborasi dan saling mendukung tanpa membedakan satu sama lain selama kompetisi berlangsung.

”Kami sangat mengapresiasi kerja sama luar biasa yang ditunjukkan oleh para peserta didik dalam menyelesaikan setiap tantangan di arena PERSARI ini. Karakter gotong royong dan ketahanan mental seperti inilah yang sebenarnya menjadi esensi utama dari pendidikan kepramukaan maupun Hizbul Wathan (HW). Terima kasih kepada anak-anak dan para guru pendamping yang telah berjuang mengharumkan nama Musera,” ungkap Kamad.

Rasa lelah setelah seharian berkompetisi di bawah terik matahari seketika sirna begitu seluruh rangkaian permainan berhasil diselesaikan tanpa hambatan berarti. Salah satu anggota Hizbul Wathan (HW) putri Musera, Reni Widiastuti mengungkapkan kegembiraan dan kepuasannya atas pencapaian kolektif timnya hari itu.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur karena dapat menyelesaikan semua game dengan baik dan kerja tim kami hari ini sangat solid. Tadi ada beberapa permainan yang tingkat kesulitannya cukup tinggi. Tetapi karena kami saling percaya, kompak, dan mengikuti arahan dari guru, semua tantangan itu bisa kami lewati bersama dengan sukses,” kata Reni. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama

#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *