KUA Nanggulan Dampingi Survei UMKM Calon Penerima Program Pemberdayaan Ekonomi Umat

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan ekonomi umat melalui pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut diwujudkan dengan mendampingi survei terhadap 10 pelaku UMKM calon penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kulon Progo pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan survei ini merupakan bagian dari tahapan verifikasi untuk memastikan kelayakan calon penerima bantuan sekaligus memetakan potensi pengembangan usaha yang dijalankan.
UMKM yang disurvei bergerak di bidang perbengkelan dan pertukangan. Seluruh pelaku usaha tersebut merupakan UMKM binaan penyuluh agama Islam KUA Nanggulan, yaitu Andri Kusmunanto, S.Pd.I., Rifqi Maulana, S.Sos., Humaidi Khoir, S.Ag., dan Suyatno, S.T.

Pelaksana Tugas (Plt.) Penyelenggara Zakat dan Wakaf (Zawa) Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo sekaligus Ketua Tim Survei, Muhlisin Purnomo, M.Pd.I., mengapresiasi semangat para pelaku UMKM yang terus bertahan dan mengembangkan usahanya. Ia berharap Program Pemberdayaan Ekonomi Umat mampu menjadi stimulus bagi para pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing usahanya.
“Kesejahteraan keluarga akan menciptakan lingkungan yang nyaman. Semoga masyarakat semakin mandiri, berkecukupan, dan mampu meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT,” ujar Muhlisin.
Sementara itu, Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H.I., menegaskan bahwa sinergi antara Kementerian Agama, Baznas, dan KUA merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Rezeki yang dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik, insyaallah akan mendatangkan keberkahan, baik di dunia maupun di akhirat. Kami berharap bantuan ini menjadi penyemangat bagi para pelaku UMKM untuk terus berkembang sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat,” ungkap Jemino.
Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU), KUA Nanggulan terus memperkuat perannya sebagai mitra masyarakat, tidak hanya dalam pelayanan keagamaan, tetapi juga melalui pendampingan dan pemberdayaan ekonomi umat. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas usaha para penerima manfaat sehingga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan keluarga serta mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!