KUA Panjatan Gelar Sosialisasi Rashdul Kiblat, Dekatkan Ilmu Falak kepada Generasi Muda

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus sosialisasi penting mengenai Rashdul Kiblat (pengukuran arah kiblat menggunakan bayang-bayang matahari) di SMK Negeri Farmasi Kulon Progo pada Kamis (16/07/2026) siang. Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 14.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh ratusan siswa dan tenaga pendidik.
Hadir sebagai narasumber dan perwakilan dari KUA Panjatan, yaitu Penyuluh Agama Islam Mufti Amri, S.H., dan Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I., didampingi oleh staf KUA Panjatan, Saryanto. Kehadiran tim KUA disambut hangat oleh Kepala SMKN Farmasi Kulon Progo, Fauzi Rokhman, S.Pd., M.Pd., Guru BK Suharno, S.Pd., M.Psi., beserta jajaran bapak-ibu guru dan sekitar 150 siswa-siswi sekolah setempat.

Dalam sambutannya, Kepala SMKN Farmasi Kulon Progo, Fauzi Rokhman, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas inisiatif KUA Panjatan.
“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada KUA Panjatan yang telah berkenan hadir dan membagikan ilmu yang sangat aplikatif ini. Sosialisasi Rashdul Kiblat ini memberikan wawasan baru yang sangat berharga bagi para siswa, tidak hanya dari sisi ibadah tetapi juga dari sudut pandang sains dan astronomi praktis,” ujar Fauzi.
Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., turut memberikan apresiasi tinggi atas terlaksananya sinergi ini. Beliau menekankan bahwa edukasi keagamaan yang menyasar institusi pendidikan sangat penting untuk membangun pemahaman keagamaan yang moderat, ilmiah, dan berwawasan luas sejak dini.

Materi utama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut berfokus pada sosialisasi Rashdul Kiblat. Melalui pemaparan ini, para siswa diajarkan cara memanfaatkan momen astronomis ketika matahari melintas tepat di atas Ka’bah untuk memverifikasi atau meluruskan arah kiblat secara mudah dan akurat menggunakan bayangan benda tegak lurus.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata implementasi program Kementerian Agama RI, khususnya dalam Akselerasi Revitalisasi KUA dan Peningkatan Literasi Keagamaan. Dengan keluar dari ruang kantor dan langsung menyambangi sekolah-sekolah (KUA Goes to School), KUA Panjatan membuktikan perannya bukan sekadar tempat pencatatan nikah, melainkan sebagai pusat layanan keagamaan yang inklusif, edukatif, dan sedekat mungkin dengan seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi Z di lingkungan sekolah.
Acara yang berlangsung selama satu jam tersebut berjalan interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab yang memperlihatkan tingginya rasa ingin tahu para siswa mengenai fenomena alam dan hubungannya dengan ibadah sehari-hari. (win/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!