KUA Wates Bekali 20 Pasang Calon Pengantin Melalui Bimbingan Perkawinan

Kulon Progo (KUA Wates) – Kantor Urusan Agama (KUA) Wates kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi Calon Pengin pada Rabu (8/7/2026) pagi. Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 pasang calon pengantin sebagai bekal dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

Kepala KUA Wates, Marjuki, S.H.I., M.S.I.,dalam materi yang disampaikan juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menegaskan bahwa pernikahan merupakan ibadah sekaligus amanah yang memerlukan kesiapan, bukan hanya dari sisi administrasi, tetapi juga mental, spiritual, dan kemampuan menjalankan peran sebagai suami maupun istri.

“Pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan dua keluarga dengan tanggung jawab yang besar. Karena itu, calon pengantin perlu membekali diri dengan ilmu, kesiapan mental, serta komitmen yang kuat agar mampu membangun keluarga yang harmonis, saling menguatkan, dan menjadi tempat terbaik bagi tumbuh kembang generasi yang berkualitas,” ujar Marjuki.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi dari tiga narasumber. Materi pertama disampaikan oleh H. Muhammad Roif, S.Ag., M.S.I. tentang Keluarga Sakinah dan Psikologis Keluarga. Ia mengajak peserta memahami pentingnya komunikasi yang efektif, saling menghargai, membangun kepercayaan, dan menyelesaikan permasalahan keluarga melalui musyawarah sehingga tercipta rumah tangga yang harmonis.

Materi berikutnya disampaikan oleh Marjuki, S.H.I., M.S.I. mengenai Kebutuhan Ekonomi Keluarga. Ia menekankan pentingnya perencanaan keuangan sejak awal pernikahan, pengelolaan pendapatan secara bijaksana, penyusunan skala prioritas kebutuhan, serta membangun budaya hidup hemat dan produktif sebagai pondasi ketahanan keluarga.

Sementara itu, Burhanudin, S.H. menyampaikan materi Membangun Generasi Berkualitas. Ia menjelaskan bahwa orang tua merupakan pendidik pertama dan utama bagi anak. Oleh sebab itu, penanaman nilai-nilai agama, pembentukan karakter, pemberian kasih sayang, serta pemenuhan kebutuhan kesehatan harus menjadi perhatian sejak dini.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti setiap sesi dengan antusias. Berbagai pertanyaan disampaikan dalam sesi diskusi, mulai dari komunikasi suami istri, pengelolaan konflik, hingga strategi mengatur keuangan keluarga. Interaksi yang aktif tersebut menunjukkan tingginya semangat peserta untuk mempersiapkan kehidupan rumah tangga secara lebih matang.

Melalui Bimbingan Perkawinan ini, KUA Wates berharap setiap calon pengantin memiliki kesiapan yang utuh, baik secara spiritual, psikologis, sosial, maupun ekonomi. Bekal tersebut diharapkan menjadi modal dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. (rar/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *