Ladang Amal Tak Pernah Kering, Kepala KUA Nanggulan Doakan Keberkahan Tanah Wakaf di Kemukus

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Nanggulan memfasilitasi pelaksanaan ikrar wakaf benda tidak bergerak berupa tanah di Kemukus, Tanjungharjo, Nanggulan, pada Selasa (28/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Kulon Progo, Haris Widiyanto, S.H., Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW) sekaligus Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H.I., nadzir dari NU, wakif Boinem, serta unsur kelurahan dan pemerintahan setempat.
Dalam pembinaannya, Haris Widiyanto menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 10 Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang Wakaf , nadzir terbagi menjadi tiga jenis, yaitu nadzir perseorangan, nadzir organisasi, dan nadzir badan hukum. Nadzir harus beragama Islam, sedangkan wakif tidak harus. Proses ikrar wakaf ini serupa dengan ijab, meskipun yang diijabkan adalah tanah. Ia juga mengingatkan bahwa pahala wakaf akan terus mengalir selama harta tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan umat.

“Nadzir perseorangan minimal 3 orang, sedangkan nadzir organisasi seperti NU, Muhammadiyah, LDII, dan MTA. Untuk yayasan berbadan hukum, pengurusnya harus ada yang domisili di wilayah. Untuk organisasi, pergantian bisa langsung dilakukan. Namun untuk yayasan atau perorangan, pergantian harus sampai ke BPN. Mohon format di KUA, BWI mengeluarkan rekomendasi,” jelas Haris.
Ia juga memaparkan empat tugas pokok nadzir yang dikenal dengan AKAL, yaitu mengadministrasikan, mengelola, mengawasi, dan melaporkan. Peruntukan wakaf dapat berupa benda tidak bergerak maupun bergerak, sesuai dengan kebutuhan dan kemaslahatan umat.
Sementara itu, Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H.I., menyampaikan harapan dan doanya atas terlaksananya ikrar wakaf ini.
“Tanah yang diwakafkan hari ini semoga menjadi ladang amal jariyah yang tak pernah putus pahalanya, mengalir bagaikan sungai yang tak pernah kering. Semoga setiap tetes manfaat dari tanah ini menjadi penyejuk bagi umat, pemberat timbangan kebaikan di akhirat, dan menjadi jembatan bagi wakif menuju surga-Nya. Kami berdoa semoga Allah menerima dan memberkahi setiap kebaikan yang telah diikrarkan hari ini,” ujar Jemino dengan penuh khidmat.
Acara ditutup dengan doa bersama dan foto bersama sebagai kenang-kenangan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan khidmat. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!