Lantunan Asmaul Husna Menggema di Matamuda Musera

Kulon Progo (Musera) – Rutinitas kegiatan pagi dalam Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) di MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) terbukti membawa dampak yang sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter peserta didik. Pada Rabu (15/7/2026) pagi, seluruh murid baru tampak khusyuk dan antusias mengikuti rangkaian agenda spiritual. Mulai dari pelaksanaan salat duha berjamaah, sarapan bersama yang diselingi dengan tadarus Al-Qur’an, hingga mengumandangkan Asmaul Husna. Kegiatan pembiasaan ini sengaja dirancang untuk mendekatkan diri anak-anak kepada Sang Pencipta. Sekaligus menanamkan kedisiplinan sejak awal menginjakkan kaki di jenjang madrasah.

Agenda spiritual pagi tersebut dimulai dengan pelaksanaan salat duha berjamaah yang dipimpin langsung oleh Nur Hidayat, S.Pd. Setelah itu, suasana madrasah menjadi semakin syahdu saat Fita Haryanti, S.Or. memandu jalannya tadarus Al-Qur’an dan lantunan Asmaul Husna bersama seluruh murid. ”Membiasakan anak-anak melantunkan Asmaul Husna dan tadarus sebelum memulai aktivitas belajar adalah cara terbaik untuk mengetuk pintu langit dan mengasah kecerdasan spiritual mereka. Kami sengaja mengemas kegiatan ini dengan nada yang indah agar anak-anak merasa nyaman, senang, dan lebih mudah menghafal nama-nama baik Allah demi membentuk jiwa yang bersih sejak dini,” jelas Fita.

Kepala Musera, Sumarsih, M.S.I. sangat mengapresiasi jalannya kegiatan ini dan mengeluarkan imbauan tegas agar rutinitas positif tersebut tidak hanya berhenti di madrasah. ”Program pembiasaan duha, tadarus, dan Asmaul Husna ini adalah fondasi utama yang kami berikan selama masa Matamuda agar anak-anak terbiasa hidup disiplin dan religius,” tegas Kamad.

”Saya sangat mengimbau kepada seluruh orang tua untuk ikut mengawal rutinitas ini saat anak berada di rumah. Karena kesuksesan pembentukan karakter anak harus berjalan selaras antara didikan di madrasah dan kebiasaan sehari-hari di lingkungan keluarga,” tambahnya.

Dampak positif dari lantunan zikir pagi ini langsung dirasakan oleh para murid baru yang mengikuti jalannya acara dengan penuh khidmat. Salah satu murid Musera, Muhammad Azril Arsakha mengungkapkan rasa bahagianya yang mendalam karena bisa ikut mengumandangkan nama-nama baik Allah bersama teman-teman. ”Senang sekali bisa ikut melantunkan Asmaul Husna bersama guru dan teman-teman pagi tadi. Setiap kali mendengar dan ikut menyanyikan nama-nama Allah, rasanya hati menjadi tenang, tentram, dan tidak deg-degan lagi untuk mulai belajar,” kata Azril.

Melalui konsistensi dalam menjalankan rutinitas religius ini MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) optimis dapat terus mencetak generasi Rabbani yang tidak hanya unggul secara akademis. Tetapi juga memiliki kedekatan spiritual yang kokoh serta berakhlak mulia di mana pun mereka berada. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama #MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *