APRI Kulon Progo Dorong Penghulu Tampil Profesional dan Berintegritas

Kulon Progo (Kankemenag KP) — Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Kulon Progo menggelar pertemuan rutin, Rabu (12/8/2026), bertempat di Langgeng Sari Mbulu Resto, Pengasih. Kegiatan tersebut menjadi forum koordinasi sekaligus pembinaan dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan integritas penghulu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Ketua APRI Cabang Kulon Progo, Marjuki, S.H.I., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghulu merupakan salah satu garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, penghulu dituntut untuk senantiasa menjaga penampilan, sikap, dan kewibawaan dalam menjalankan tugas.
“Sebagai pelayan masyarakat, penghulu harus berpenampilan rapi dan berwibawa sesuai standar berpakaian penghulu. Penggunaan jas atau safari dengan tampilan yang elegan penting untuk membangun citra positif penghulu di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, penampilan yang baik merupakan bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap penghulu dan institusi Kementerian Agama. Selain aspek penampilan, Marjuki juga mendorong agar program kajian hukum bagi penghulu dapat dilaksanakan sesuai dengan rancangan program tahunan yang telah disusun.

“Program kajian hukum perlu terus dilaksanakan secara konsisten. Hal ini penting untuk memperkuat kapasitas penghulu dalam menghadapi berbagai persoalan hukum dan dinamika pelayanan di masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kankemenag Kulon Progo, H. Qomaruzzaman, S.Ag., M.Si., dalam pembinaannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh KUA atas dukungan dalam melaksanakan program mandatori dari pemerintah pusat, yaitu Geber Masjid.
Ia menyampaikan bahwa program tersebut telah terlaksana di seluruh wilayah Kabupaten Kulon Progo berkat sinergi dan dukungan KUA bersama berbagai pihak.
“Kami menyampaikan terima kasih atas support dari seluruh KUA dalam melaksanakan program Geber Masjid. Alhamdulillah, program tersebut telah terlaksana di seluruh wilayah Kulon Progo,” jelasnya.
Lebih lanjut, Qomaruzzaman menekankan pentingnya bagi penghulu untuk terus memperbarui semangat integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Integritas, menurutnya, harus menjadi landasan utama dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan publik.
“Penghulu harus selalu memperbarui semangat untuk berintegritas dalam melayani masyarakat. Integritas bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Kankemenag Kulon Progo akan melakukan pembaruan Pakta Integritas sebagai bagian dari upaya mewujudkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pakta Integritas tersebut nantinya akan ditandatangani oleh seluruh penghulu di lingkungan Kankemenag Kulon Progo.
Pembinaan tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen penghulu dalam memberikan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Melalui sinergi antara APRI, KUA, dan Kankemenag Kulon Progo, kualitas pelayanan kepenghuluan diharapkan terus meningkat sejalan dengan tuntutan reformasi birokrasi dan pembangunan Zona Integritas menuju WBBM.
(Humas Kankemenag KP)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!