KUA Galur Hadirkan Pendampingan Pusaka Sakinah di Nepi: Usung Tema Parenting Dunia Digital

Kulon Progo (KUA Galur) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Galur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga di wilayahnya. Melalui program Pusat Layanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah), KUA Galur menyelenggarakan kegiatan pendampingan bertajuk Parenting Dunia Digital yang berlangsung di Nepi, Kranggan, pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan ini menghadirkan dua Penyuluh Agama Islam KUA Galur sebagai narasumber utama, yakni Isnaini Mar’ah Azizah, S.Fil.I., M.S.I. dan Djuni Kaswati, S.Ag. Selain itu, kegiatan juga dibantu dan dihadiri oleh mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar yang saat ini sedang melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di KUA Galur.
Kepala KUA Kapanewon Galur, H. Afwan Zuhdi, S.Ag., M.A., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, isu pengasuhan anak di era digital merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi keluarga masa kini.

“Melalui Pusaka Sakinah, kami ingin hadir memberikan pemahaman konkrit kepada masyarakat. Di era digital, orang tua tidak hanya bertugas memberi nafkah dan kasih sayang fisik, tetapi juga harus menjadi benteng serta pendamping anak dalam menyaring arus informasi dari gawai. Kami juga menyambut baik keterlibatan adik-adik mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar yang turut belajar dan mendampingi langsung kegiatan masyarakat ini,” ujar Afwan Zuhdi.
Dalam pemaparannya, Isnaini Mar’ah Azizah menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengarahkan anak saat berinteraksi dengan dunia maya. Menurutnya, konsep digital parenting tidak sekadar berfokus pada pembatasan gawai, melainkan bagaimana membangun komunikasi yang terbuka, empati, serta literasi digital yang sehat di lingkungan keluarga.
“Orang tua di era sekarang dituntut tidak gagap teknologi, sehingga dapat membimbing anak agar bijak memanfaatkan internet dan terhindar dari potensi dampak negatif dunia digital,” papar Isnaini.
Suasana pendampingan berlangsung interaktif dengan antusiasme warga Nepi, Karanggan yang hadir. Kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam dan mahasiswa KKN UIN Alauddin Makassar ini diharapkan dapat memperluas cakupan edukasi Pusaka Sakinah dalam menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. (Rny/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!