Kenalkan Budaya Nusantara, MIM Kenteng Hadirkan Ekstra Panahan Tradisional Jemparingan

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Dalam rangka mempraktikan olahraga tradisional, MIM Kenteng melaksanakan ekstrakurikuler jemparingan bagi murid madrasah. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) berkolaborasi dengan Paguyuban Jemparingan Mataram Wonopati Salamrejo.

Kepala MIM Kenteng, Murtana, S.Pd.I. mendukung penuh kegiatan jemparingan madrasah. “Ekstrakurikuler Jemparingan (seni panahan tradisional gaya Mataraman) madrasah memiliki nilai strategis yang sangat kaya. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana olah raga. Tetapi juga olah rasa, olah jiwa, dan pelestarian budaya,” jelas Kamad.

Guru MIM Kenteng, Rahma Sandy Bathari, S.Pd. menjelaskan kegiatan jemparingan murid madrasah. “Jemparingan MIM Kenteng dibranding Jemparigan Gandewa Satria Muda. Diikuti oleh kurang lebih 15 peserta dan belajar bersama dengan Sugiarto selaku pelatih jemparingan,” ujar Rahma.

“Tahap pertama mulai dari pengenalan busur, anak panah, dan posisi duduk yang benar. Teknik juga diberikan secara bertahap. Murid mencoba mempraktikan secara bergantian dengan tetap dalam pengawasan dan pengarahan pelatih. Tahap selanjutnya setiap murid mencoba secara mandiri bersama-sama,” tambah Rahma.

Murid MIM Kenteng, Zulfadli Aditya Nugroho ikut aktif dalam jemparingan. “Saya dan teman-teman mengikuti jemparingan dengan semangat. Kita juga dikenalkan alat dan cara memakainya. Kita semua bisa belajar memanah dengan tradisi mataram. Kegiatannya sangat seru dan menyenangkan ketika bisa membidik sasaran,” ungkap Zulfadli. (ras/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *