Tumbuhkan Empati, Klinik Matematika MIM Kenteng Jadi Ruang Saling Belajar

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Dalam rangka menciptakan pembelajaran yang bermakna, guru MIM Kenteng membuat klinik Matematika untuk ruang belajar terfokus. Adapun kegiatan dilaksanakan pada Rabu (5/8/2026) di ruang kelas VI madrasah.
Kepala MIM Kenteng, Murtana, S.Pd.I. mengapresiasi kegiatan pembelajaran guru madrasah. “Ketika pembelajaran yang mendalam dipadukan dengan budaya saling berbagi ilmu (ta’alim dan ta’allum), makna pembelajaran bagi murid madrasah meningkat secara kognitif, sosial, maupun spiritual,” jelas Kamad.
Guru MIM Kenteng, Rizco Ardian Saputro, M.Pd. menjelaskan kegiatan klinik Matematika. “Kegiatan belajar dengan konsep klinik Matematika ini sebagai wadah untuk belajar bersama. Murid yang sudah lebih cepat paham dan bisa mengerjakan materi maka akan menjadi asisten guru/dokter kecil Matematika,” ungkap Rizco.

“Setiap dokter kecil akan mendapatkan pasien yang juga teman sebaya untuk belajar bersama. Guru tetap berkeliling ikut mendampingi dokter kecil dan ikut membantu menjelaskan. Terdapat 4 dokter kecil di klinik Matematika. Di antaranya Raihan Fikri Akramarta, Abizhar Ahza Wijayanto, Alya Deviana Putri, dan Panca Muhammad Ridwan,” tambah Rizco.
Murid madrasah, Panca Muhammad Ridwan ikut aktif dalam kegiatan klinik Matematika. “Saya ikut ditunjuk menjadi dokter kecil Matematika. Saya ikut membantu menjelaskan ke teman-teman dalam kelompok klinik saya. Semoga semuanya bisa memahami dan mengerjakan soal Matematika,” ujar Panca. (ras/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!