KUA Kokap Bekali Jemaah Al Huda Tapen Pemulasaraan Jenazah Sesuai Syariat

Kulon Progo (KUA Kokap) – Penyuluh Agama Islam KUA Kokap menggelar kegiatan edukasi Pemulasaran Jenazah bagi masyarakat di Masjid Al Huda, Tapen, Hargomulyo, Kokap, Senin (24/8/2026) siang. Kegiatan ini merupakan inisiatif KKN Universitas Islam Indonesia (UII) Unit 204 yang memandang pentingnya kemandirian jemaah dalam menjalankan kewajiban fardu kifayah.
Sebagai narasumber, Penyuluh Agama Islam, Pono, S.Sos.I., dibantu Muhammad Khozin, S.Pd.I., memberikan bimbingan agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkan tata cara yang benar secara langsung.

Materi yang disampaikan mencakup tata cara memandikan jenazah perempuan sesuai syariat, adab dan etika selama proses berlangsung, hingga pentingnya menjaga kesucian dan kehormatan jenazah. Selain aspek teknis, para penyuluh juga menekankan peran perempuan dalam memberikan dukungan spiritual dan mental bagi keluarga yang berduka, sehingga pemulasaran jenazah bukan sekadar ritual fisik, melainkan bentuk pengabdian yang penuh kasih sayang.

Ketua Unit KKN UII Unit 204, Dimas Arjuna Saputra, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaah yang berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia berharap pelatihan ini dapat memberikan semangat dan manfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini turut dihadiri Takmir Masjid Al Huda yang juga Ketua RT, Saiful Zuhri, yang memberikan motivasi kepada masyarakat.
Kepala KUA Kokap, Muhammad Sururudin, S.Ag., mengapresiasi kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa langkah KKN UII dalam menggandeng para penyuluh merupakan bukti nyata kepedulian masyarakat terhadap nilai-nilai keagamaan.
“Pemulasaran jenazah adalah ibadah sekaligus bentuk penghormatan terakhir kepada sesama manusia. Dengan melibatkan jemaah secara aktif, kita sedang meneguhkan peran mereka dalam menjaga tradisi keagamaan yang penuh tanggung jawab. Kami akan terus mendukung inisiatif seperti ini demi terciptanya masyarakat yang religius dan tanggap dalam situasi duka,” ujar Sururudin.
Melalui pelatihan ini, KUA Kokap dan KKN UII berharap para jemaah memiliki kepercayaan diri dan kesiapan mental sehingga tradisi pemulasaran jenazah di masa depan dapat terlaksana dengan baik, penuh penghormatan, dan selaras dengan tuntunan syariat Islam. (pma/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!