KUA Nanggulan Edukasi Pola Asuh dan Lima Baterai Kasih Sayang di Posyandu Kenanga

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., memberikan edukasi pengasuhan anak dalam pertemuan Posyandu Kenanga di Janti Lor, Selasa (11/8/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas sektor antara KUA, Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), dan kader posyandu.
Jemino menegaskan bahwa ketahanan masyarakat berakar dari pola asuh keluarga yang berkualitas. Ia memaparkan tiga pilar pengasuhan utama.
Pertama, pengasuhan responsif, yaitu membangun hubungan yang hangat dan peka terhadap kebutuhan anak, namun tetap konsisten menerapkan batasan yang disepakati bersama. Kedua, keteladanan nyata, di mana orang tua menjadi cermin utama bagi anak sehingga aturan dan larangan harus dimulai dari disiplin orang tua sendiri.

Ketiga, lima baterai kasih sayang. Mengutip pendekatan dr. Aisah Dahlan, Jemino menjelaskan bahwa masa balita membutuhkan pemenuhan kasih sayang secara optimal melalui kata-kata pendukung, pelayanan, waktu berkualitas, sentuhan fisik, dan pemberian hadiah.
Senada dengan Jemino, perwakilan PLKB, Nano, menjelaskan program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang menekankan bahwa pengasuhan bukan hanya peran ibu, melainkan kehadiran aktif seorang ayah juga mutlak diperlukan dalam tumbuh kembang anak.
Kegiatan yang berlangsung di kediaman Dukuh Janti Lor, M. Sularsih, ini menjadi wujud komitmen Kemenag Kulon Progo agar aparatur KUA hadir di tengah masyarakat, tidak hanya membawa pesan keagamaan, tetapi juga solusi konkret bagi ketahanan keluarga dan kesehatan generasi masa depan. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!