KUA Panjatan Perkuat Implementasi Asta Protas melalui Bimbingan Baca Tulis Al-Qur’an di MI Ma’arif Garongan

KULON PROGO (KUA Panjatan) — KUA Kapanewon Panjatan menggelar kegiatan bimbingan baca tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi siswa MI Ma’arif Garongan, Rabu (5/8/2026). Kegiatan ini dilaksanakan Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd., sebagai bagian dari implementasi Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an di kalangan generasi muda.

Dalam pelaksanaannya, para siswa mendapatkan pendampingan mengenai pengenalan huruf hijaiyah, makharijul huruf, hukum tajwid dasar, hingga praktik membaca Al-Qur’an secara tartil sesuai kemampuan masing-masing. Pendekatan yang komunikatif dan menyenangkan membuat peserta didik mengikuti kegiatan dengan antusias.

Penyuluh Agama Islam KUA Kapanewon Panjatan, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd., menyampaikan bahwa pembinaan baca tulis Al-Qur’an merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Kemampuan membaca Al-Qur’an menjadi fondasi penting bagi peserta didik untuk memahami ajaran Islam secara benar. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan.”

Kepala MI Ma’arif Garongan, Pertiwi Endah Pamungkas, S.E., S.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara madrasah dengan KUA Kapanewon Panjatan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KUA Panjatan, khususnya Nofianti, yang telah mendampingi peserta didik kami dalam pembelajaran baca tulis Al-Qur’an. Program ini sangat membantu madrasah dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembentukan karakter religius peserta didik. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., menegaskan bahwa kegiatan penyuluhan di lembaga pendidikan merupakan salah satu bentuk nyata pelayanan keagamaan kepada masyarakat.

“KUA tidak hanya memberikan pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab melakukan pembinaan umat. Melalui penyuluhan BTQ di madrasah, kami berupaya mendukung implementasi Asta Protas Kemenag dalam membangun generasi Qurani yang beriman dan berakhlak mulia. Sinergi dengan lembaga pendidikan akan terus kami perkuat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, KUA Panjatan berharap kolaborasi antara penyuluh agama dan lembaga pendidikan dapat terus ditingkatkan guna memperkuat pendidikan keagamaan dan mewujudkan masyarakat yang religius dan berkarakter. (nof/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *