KUA Pengasih Sinergikan Program Sikap Baik dan Pusaka Sakinah, Bekali KPM PKH Dusun Ngento

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Langkah nyata dalam memperkuat kualitas keluarga dan spiritualitas masyarakat terus digencarkan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih. Melalui kolaborasi program Sikap Baik dan Pusaka Sakinah, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Luazizah, S.H.I, menggelar kegiatan edukasi terpadu bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Dusun Ngento, Kalurahan Pengasih, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat di kediaman salah satu warga KPM, Kurniasih, ini menjadi wujud sinergi lintas sektor. Pendamping PKH Padmasiwi Untari, hadir memberikan pemaparan penting mengenai edukasi masa pubertas bagi anak, guna membantu para orang tua memahami perubahan fisik dan psikologis remaja di lingkungan keluarga mereka.

Menuntaskan sesi parenting tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Luazizah, S.H.I., menyampaikan bimbingan mental spiritual. Ia mengajak para anggota KPM untuk senantiasa merawat rasa syukur dan mengingatkan kembali tentang Dua Nikmat yang Sering Dilupakan Manusia, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Rasulullah SAW.

Pertama; Nikmat Kesehatan: Banyak manusia baru menyadari betapa berharganya fisik yang sehat setelah datangnya rasa sakit, sehingga sering kali melalaikan waktu sehat untuk berbuat kebaikan. Kedua; Nikmat Waktu Luang: Kesempatan dan kelonggaran waktu yang kerap terbuang sia-sia tanpa diisi dengan kegiatan yang produktif, bermanfaat, maupun bernilai ibadah.

“Ketika kita mampu memadukan pemahaman pola asuh anak yang tepat serta rasa syukur atas nikmat sehat dan waktu, ketahanan keluarga akan terbangun dengan jauh lebih kokoh,” jelas Luazizah di hadapan para peserta.

Menanggapi pelaksanaan kegiatan kolaboratif ini, Kepala KUA Kapanewon Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., memberikan apresiasi penuh atas inisiatif penjangkauan masyarakat secara langsung di tingkat padukuhan.

“Sinergi antara Penyuluh Agama melalui program Pusaka Sakinah dan Sikap Baik bersama Pendamping PKH merupakan langkah konkrit KUA Pengasih dalam menyentuh akar rumput. Pembinaan ketahanan keluarga tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus berkolaborasi agar aspek sosial, kesehatan keluarga, dan keagamaan dapat terpenuhi secara seimbang,” tegas Rangga.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *