Perkuat Kapasitas Tokoh Agama, Penyuluh KUA Pengasih Bekali Kaum Rois dan Takmir Sidomulyo Edukasi Rukti Jenazah

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal dan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di tengah masyarakat. Melalui jajaran Penyuluh Agama Islam, KUA Pengasih secara konsisten hadir memberikan pembinaan serta pembekalan ilmu keagamaan praktis bagi para tokoh dan garda terdepan umat.
Hal tersebut tampak pada kegiatan Pengajian Selapanan Ahad Legi Kaum Rois dan Takmir Masjid se-Kalurahan Sidomulyo yang digelar pada Ahad (2/8/2026). Bertempat di kediaman bapak Tupar (Rois Karangasem), RT 03 Karangasem, Sidomulyo, Pengasih, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Mukhyidin, S.Kom., hadir secara langsung memberikan pengarahan dan tausiyah.
Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembukaan dan pembacaan tadarus Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 260–265 yang dipandu oleh Sunyoto. Tuan rumah, Tupar, beserta Ketua Kelompok Pengajian, Wahyudi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran dan konsistensi pendampingan dari pihak KUA Pengasih.

Dalam pilar inti pengajian, Mukhyidin, S.Kom. tidak hanya memberikan siraman rohani mengenai keistimewaan menjaga iman dan memperbanyak amal saleh, tetapi juga membekali para peserta dengan panduan praktis tata cara pengurusan atau rukti jenazah sesuai syariat Islam.
Langkah ini dinilai sangat strategis mengingat Kaum Rois dan takmir merupakan figur utama di tingkat padukuhan yang menjadi rujukan langsung warga saat terjadi peristiwa duka.
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menegaskan bahwa peran aktif para penyuluh di lapangan adalah wujud nyata hadirnya KUA di tengah-tengah dinamika sosial-keagamaan masyarakat.
“Para Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, seperti Mukhyidin, S.Kom., adalah garda terdepan kami yang bersentuhan langsung dengan warga. Kehadiran KUA tidak hanya terbatas pada pelayanan nikah dan administrasi, tetapi juga memastikan peningkatan kapasitas para Kaum Rois dan takmir. Melalui materi keimanan dan edukasi rukti jenazah ini, kami ingin memastikan pelayanan keagamaan di level akar rumput berjalan profesional, mantap, dan menenteramkan masyarakat,” tegas Rangga.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan dari KUA Pengasih, diharapkan sinergi antara ulama, umara, dan tokoh keagamaan lokal dapat terus terjalin erat demi mewujudkan masyarakat Pengasih yang religius, harmonis, dan sejahtera.(lua/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!