Kuatkan Pemahaman tentang Perawatan Jenazah, KUA Lendah Bina Kaum Rois Ngentakrejo

Kulon Progo (KUA Lendah) – Kantor Urusan Agama (KUA) Lendah menggelar pembinaan Kaum Rois se-Kalurahan Ngentakrejo di Aula Kalurahan Ngentakrejo, Kamis (27/8/2026) siang. Kegiatan bulanan tersebut diikuti 30 Kaum Rois dan dipimpin langsung oleh Kamituwo Ngentakrejo, Tri Tugiatna.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang perawatan jenazah oleh Mujahidin, S.Pd.I., kemudian dilanjutkan dengan materi keutamaan Asmaul Husna yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Lendah, Agus Prasmono, S.Ag.
Mujahidin menyampaikan bahwa Kaum Rois memiliki peran penting dalam praktik perawatan jenazah, khususnya dalam mendampingi keluarga yang sedang berduka.
“Kaum Rois memiliki peran penting dalam praktik perawatan jenazah karena selain sebagai pendamping bagi keluarga inti dalam rangkaian memandikan dan mengafani, juga berperan menjadi pendamping saat keluarga masih dalam keadaan duka cita melalui kegiatan zikir dan doa,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan program KUA Berdampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Ngentakrejo.

“Kegiatan sosialisasi ini sangat penting dan merupakan bagian dari program KUA Berdampak agar kehadiran KUA dapat dirasakan oleh masyarakat Ngentakrejo melalui program yang dilaksanakan, seperti tebar ikan di Embung Ingas dan juga pembinaan Kaum Rois ini,” pungkasnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ngentakrejo, Sumardi, yang diwakili oleh Kamituwo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Kaum Rois memiliki peran penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan pembinaan ini karena Rois merupakan garda depan dalam kehidupan keagamaan warga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala KUA Lendah, Zamroni, S.Ag., M.S.I., turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembinaan tersebut. Ia menilai kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi KUA dengan pemerintah kalurahan dalam meningkatkan keberdayaan masyarakat di bidang keagamaan.
“Saya sangat mendukung dan memberikan apresiasi kegiatan pembinaan ini karena merupakan bentuk nyata KUA Berdampak, yaitu kolaborasi antara KUA dan pemerintah desa dalam membina masyarakat agar semakin berdaya dalam bidang keagamaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat ukhuwah dan meningkatkan pelayanan umat di tingkat desa,” pungkas Zamroni. (gus/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!