Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih Bekali Lansia dengan Penguatan Mental Spiritual

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus berkomitmen menghadirkan layanan keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Melalui program inovatif Pusaka Sakinah, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih menggelar kegiatan pendampingan mental spiritual bagi para lanjut usia (lansia) yang terintegrasi dengan Posyandu Lansia di Pendopo KB Puspita, Padukuhan Kopat, Kalurahan Karangsari, Pengasih, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan rutin ini berlangsung sinergis dengan hadirnya Tim Kesehatan dari Puskesmas Pengasih 2 yang bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan fisik berkala bagi para lansia. Kolaborasi ini bertujuan untuk mewujudkan lansia yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga tangguh dan tenang secara rohani.

Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Luazizah, S.H.I., dalam sesi penyuluhannya menekankan pentingnya menjaga kesehatan mental spiritual di usia senja. Ia memaparkan 6 Sikap Batin utama yang hendaknya dimiliki oleh para lansia agar senantiasa menjalani hidup dengan tenang, bahagia, dan penuh kebeberkahan:

Pertama; Ridho dan Ikhlas: Menerima setiap ketetapan dan ketentuan Allah SWT dengan lapang dada. Kedua; Husnuzhan: Selalu berprasangka baik kepada Allah SWT maupun terhadap lingkungan sekitar. Ketiga; Tawakal dan Pasrah Diri: Berserah diri secara utuh atas segala hasil dan perjalanan hidup.

Keempat; Penuh Syukur: Mengapresiasi dan menikmati setiap kenikmatan sekecil apa pun yang diberikan Sang Pencipta. Kelima; Pemaaf dan Melunakkan Hati: Melepaskan dendam serta menjaga hati agar tetap bersih dan lembut. Ke-enam; Istighfar dan Semangat Perbaiki Diri: Senantiasa memohon ampunan serta menjaga motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik setiap harinya.

Antusiasme tinggi terlihat dari para peserta yang mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Koordinator Posyandu Lansia Kopat, Ibu Sumarsih, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Penyuluh dari KUA Pengasih.

“Para lansia sangat senang dengan adanya pendampingan ini. Selain memeriksakan kesehatan fisik, kegiatan ini sangat efektif menambah wawasan keagamaan dan memberikan ketenangan batin bagi para warga senior di wilayah kami,” ungkap Sumarsih.

Menanggapi keberlanjutan program ini, Kepala KUA Kapanewon Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., menegaskan bahwa integrasi layanan keagamaan dan kesehatan merupakan langkah strategis dalam pembinaan umat. “Program Pusaka Sakinah tidak hanya menyasar pasangan muda atau keluarga produktif, tetapi juga menjangkau para lansia sebagai pilar ketahanan keluarga. Kami ingin memastikan para lansia di Pengasih dapat menikmati masa tuanya dengan bahagia, sehat jasmani, serta memiliki ketenangan spiritual yang kokoh,” pungkas Rangga.(lua/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *