Penyuluh KUA Nanggulan dan KKN UMY Kerja Bakti Optimalkan Tanah Wakaf Jadi Lahan Produktif

KULON PROGO (KUA Nanggulan) — Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Moh. Natsir Nurdin, S.Ag., menggandeng mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan warga setempat menggelar kerja bakti di tanah wakaf Muhammadiyah, Pundak 3, Kembang, Nanggulan, Sabtu (8/8/2026).

Aksi gotong royong ini menjadi langkah awal mengoptimalkan tanah wakaf yang belum produktif menjadi lahan berbasis pemberdayaan ekonomi umat. Natsir menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap pilar Asta Program Prioritas (Asta Protas) Kementerian Agama dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Ke depan, kawasan ini direncanakan dikembangkan sebagai lahan pertanian produktif, gedung pertemuan, hingga pusat sekretariat organisasi.

Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., mengapresiasi kolaborasi ini dan mengingatkan potensi besar wakaf nasional yang perlu terus digali.

“Potensi aset wakaf di Indonesia sangat besar. Sayangnya, baru sekitar sembilan hingga sepuluh persen yang dikelola secara produktif untuk pertanian, sawah, maupun sektor komersial lainnya,” ujar Jemino.

Melalui sinergi antara KUA, kampus, dan masyarakat, aset wakaf ini diharapkan tidak hanya berfungsi secara sosial keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak kesejahteraan warga Nanggulan secara berkelanjutan. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *