Ikuti Gerakan Nasional, KUA Nanggulan Gelar Geber Mas di 8 Masjid

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Nanggulan bersama masyarakat dan Forkopimkap menggelar Gerakan Bersih-bersih Masjid (Geber Mas) di 8 masjid wilayah Nanggulan, pada Senin (10/8/2026). Kegiatan ini merupakan gerakan serentak seluruh Indonesia yang mengajak jajaran Kementerian Agama, pengurus masjid, penyuluh agama, serta masyarakat untuk bersama-sama merawat kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah.

Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., menyampaikan bahwa Geber Mas menjadi momen penting untuk menjaga kebersihan masjid sekaligus mempererat tali silaturahim antarumat.

“Kami dari KUA Nanggulan hari ini menggelar Geber Mas menyasar 8 masjid di wilayah Nanggulan. Gerakan ini merupakan gerakan serentak seluruh Indonesia yang mengajak jajaran Kemenag, pengurus masjid, penyuluh agama, serta masyarakat untuk bersama merawat kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah,” ujar Jemino.

Ia juga menekankan bahwa selain kebersihan, gerakan ini bertujuan untuk menjaga kerukunan umat. Kebersihan masjid menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pengurus masjid, tetapi seluruh masyarakat.

“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita rawat masjid kita bersama-sama, karena masjid adalah pusat ibadah dan kegiatan keagamaan yang harus dijaga kenyamanannya,” tegasnya.

Sementara itu, Takmir Masjid Nur Hidayah, Tauhid, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepedulian KUA Nanggulan dalam kegiatan Geber Mas ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Nanggulan dan semua pihak yang telah membantu membersihkan masjid kami. Semoga gerakan ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap kebersihan rumah ibadah,” ujar Tauhid.

Kegiatan Geber Mas berlangsung dengan penuh semangat gotong royong. Seluruh peserta bahu-membahu membersihkan area masjid, mulai dari halaman, ruang utama, hingga tempat wudhu. Diharapkan melalui kegiatan ini, masjid-masjid di wilayah Nanggulan semakin bersih, nyaman, dan menjadi pusat kegiatan keagamaan yang lebih hidup. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *