Sambut Hari Kemerdekaan, Musera Tanamkan Jiwa Patriotisme Lewat Game Estafet Lagu

Kulon Progo (Musera) – Menyanyikan lagu-lagu kebangsaan dengan penuh semangat menjadi salah satu cara mulia bagi keluarga besar MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) untuk menghargai jasa para pahlawan. Pada Jum’at (14/8/2026) pagi seluruh murid diadu ketangkasannya dalam menghafal dan menghayati lagu wajib nasional melalui perlombaan estafet atau sambung lagu di madrasah.

Koordinator lomba sambung lagu, Nur Hidayat, S.Pd., menjelaskan sistem pelaksanaan kompetisi yang menuntut konsentrasi tinggi dan hafalan yang kuat dari seluruh peserta ini.

”Anak-anak dari kelas I hingga kelas VI, sistem perlombaan kita hari ini menggunakan undian. Nama-nama lagu kebangsaan sudah disiapkan di dalam kartu yang digulung ini. Kita akan kocok kartu gulung ini secara acak. Setiap kelompok perwakilan kelas harus siap menyanyikan lagu apa saja yang keluar dari undian tersebut,” ujarnya.

“Ketika musik dinyalakan, kalian bernyanyi bergantian secara urut, setiap peserta harus bisa melanjutkan lirik lagu tersebut dengan benar dan nada yang tepat. Ini ujian bagi ingatan dan penghayatan kalian terhadap lagu nasional kita,” jelas Nur.

Game edukatif yang sarat akan nilai nasionalisme ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak pimpinan madrasah. Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I., menilai bahwa pengenalan lagu kebangsaan melalui permainan adalah metode yang sangat efektif untuk menanamkan rasa cinta tanah air.

”Kami mendukung penuh pelaksanaan game menyanyikan lagu-lagu kebangsaan ini dalam menyambut hari kemerdekaan. Melalui metode sambung lagu yang interaktif, anak-anak tidak sekadar menghafal lirik secara monoton. Tetapi juga belajar menghayati makna mendalam di balik setiap baitnya. Kegiatan ini sangat bagus untuk memupuk jiwa patriotisme dan rasa bangga menjadi anak Indonesia sejak usia dini dengan cara yang ceria,” ujar Kamad.

Suasana perlombaan berlangsung sangat riuh dan penuh kegembiraan ketika beberapa murid sempat grogi saat melanjutkan lirik. Salah satu murid Musera, Anindita Cahya Dewi mengaku sangat gembira dengan konsep permainan yang disajikan oleh para guru. ”Saya senang banget dengan game sambung lagu ini karena kegiatannya menggembirakan dan seru sekali. Jantung rasanya berdebar-debar pas menunggu giliran lirik mana yang harus dilanjutkan. Tapi karena lagunya sering kita nyanyikan bersama, alhamdulillah kelompok kami bisa menjawab. Permainan ini menyemangati kami menghafal lagu-lagu perjuangan,” kata Anindita. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama

#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *