Gerakan Peduli Lingkungan, Murid MIN 2 Kulon Progo Daur Ulang Kertas Bekas

Kulon Progo (MIN2KP) – Kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh murid kelas 3 MIN 2 Kulon Progo. Yakni melalui kegiatan pemanfaatan kertas bekas hasil print yang salah menjadi amplop dan berbagai hiasan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (14/9/2026) dalam pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP).

Kegiatan yang diikuti oleh murid kelas 3 tersebut dibimbing oleh Dewi Masyitoh, S.Sos.I. guru SBdP MIN 2 Kulon Progo. Melalui kegiatan praktik secara langsung, murid diajak untuk memanfaatkan barang yang sudah tidak terpakai agar tidak langsung menjadi sampah.

Kertas bekas hasil cetak yang salah dikumpulkan dan kemudian dimanfaatkan kembali. Murid memotong, melipat, membentuk kertas tersebut. Sehingga menjadi amplop dan berbagai hiasan yang menarik. Setiap murid diberi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas dan membuat karya.

Dewi Masyitoh menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menghasilkan karya. Tetapi juga memberikan pembelajaran kepada murid tentang pentingnya menjaga lingkungan. “Melalui kegiatan ini murid belajar memanfaatkan kertas yang sudah tidak terpakai. Kertas hasil print yang salah ternyata masih bisa digunakan untuk membuat amplop maupun hiasan. Selain mengurangi sampah. Kegiatan ini juga melatih kreativitas dan keterampilan murid,” jelas Dewi Masyitoh.

Para murid terlihat antusias mengikuti kegiatan. Mereka bekerja dengan teliti dan penuh kreativitas dalam membuat karya dari bahan sederhana yang tersedia di lingkungan madrasah.

Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd., mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan dalam pembelajaran SBdP tersebut. Menurutnya, pembelajaran yang mengintegrasikan kreativitas dengan kepedulian lingkungan sangat baik untuk membentuk karakter murid. “Anak-anak perlu dibiasakan untuk peduli terhadap lingkungan melalui kegiatan nyata. Memanfaatkan kertas bekas menjadi karya yang bermanfaat merupakan pembelajaran sederhana, tetapi sangat berarti. Dari sini anak-anak belajar bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil,” tutur Hartati.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya MIN 2 Kulon Progo dalam membangun budaya madrasah yang bersih, kreatif, dan peduli lingkungan. Diharapkan kebiasaan memanfaatkan kembali barang bekas dapat terus diterapkan murid. Baik di madrasah maupun di rumah. Melalui tangan-tangan kreatif siswa kelas 3, kertas yang semula dianggap tidak berguna berhasil disulap menjadi karya yang bermanfaat dan menarik. Kertas bekas menjadi karya, kreativitas tumbuh, dan kepedulian lingkungan semakin kuat. (ttk/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *