Kisah Sayyidina Umar dan Burung, KUA Nanggulan Ajak Jemaah Tebarkan Kasih Sayang

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Rombongan Kantor Urusan Agama (KUA) Nanggulan kembali melaksanakan kegiatan Safari Sholat Dhuhur di Masjid Nur Ikhsan, pada Rabu (9/9/2026). Kegiatan yang telah berjalan rutin selama dua tahun ini dihadiri oleh para penyuluh, pegawai, staf KUA, serta jamaah masjid setempat.

Acara dibuka dengan sambutan dari Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Achmad Hanif, S.Ag., M.Si. Dalam sambutannya, ia memperkenalkan berbagai program KUA kepada jemaah sekaligus menegaskan bahwa Safari Dhuhur adalah wujud nyata silaturahim antara KUA dan masyarakat.

“Kegiatan Safari Dhuhur ini sudah berjalan sekitar dua tahun. Kami rutin mengunjungi masjid-masjid di seluruh Nanggulan untuk bersilaturahim, mendengar langsung aspirasi masyarakat, dan memberikan pembinaan keagamaan. Ini adalah komitmen kami untuk hadir di tengah umat,” ujar Hanif.

Memasuki acara inti, tausiyah disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Nanggulan, Rifqi Maulana, S.Sos. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema tentang Islam sebagai agama yang penuh rahmat dan kasih sayang.

“Islam adalah agama yang rahmah, penuh kasih sayang. Barang siapa yang mau menyayangi makhluk Allah di bumi, maka ia akan disayangi oleh makhluk Allah di langit,” ujar Rifqi.

Ia kemudian menyampaikan hikmah dari kisah Sayyidina Umar bin Khattab yang selamat dari pertanyaan kubur karena pernah menolong seekor burung emprit dari tangan anak kecil. Kisah ini menjadi pengingat bahwa kebaikan sekecil apa pun kepada makhluk Allah akan mendapat balasan yang setimpal.

“Sayyidina Umar pernah melihat seekor burung emprit yang dimainkan anak kecil. Beliau lalu membeli dan melepaskannya. Karena perbuatan mulia itu, Allah menyelamatkan beliau dari pertanyaan malaikat. Ini menunjukkan betapa besar nilai kasih sayang terhadap sesama makhluk,” jelas Rifqi.

Ia mengajak jemaah untuk senantiasa menebarkan kebaikan dan kasih sayang, baik kepada sesama manusia, hewan, maupun lingkungan sekitar, sebagai wujud pengamalan ajaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Sementara itu, perwakilan takmir Masjid Nur Ikhsan, Panata, S.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kunjungan tim KUA Nanggulan.

“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Nanggulan yang telah hadir di masjid kami. Semoga silaturahim ini membawa berkah dan masjid kami semakin ramai dengan kegiatan keagamaan. Kami juga berharap KUA terus mendampingi kami dalam urusan keagamaan,” ujar Panata.

Kegiatan Safari Dhuhur ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara tim KUA dengan takmir serta jemaah Masjid Nur Ikhsan. Diharapkan melalui kegiatan ini, sinergi antara KUA dan masyarakat semakin erat, serta nilai-nilai kasih sayang dan kebersamaan terus tertanam di tengah kehidupan bermasyarakat. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *