KUA Nanggulan Turun ke Boto Wetan, Bahu-membahu dengan Puskesmas dan Kader Basmi Jentik Nyamuk
Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Semangat gotong royong kembali ditunjukkan oleh jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Nanggulan. Pada Jumat (4/9/2026), rombongan KUA yang dipimpin langsung oleh Kepala KUA, Jemino, S.H.I., M.H.I., bersama penghulu dan para penyuluh agama Islam, bergabung dengan tim Puskesmas Nanggulan dan kader Padukuhan dalam kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Boto Wetan, Kembang, Nanggulan.
Kegiatan PSN ini digelar untuk mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang kerap muncul. Tim gabungan bergerak menyisir rumah-rumah warga, memeriksa tempat-tempat penampungan air, serta memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Kepala KUA Kapanewon Nanggulan, Jemino, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas keterlibatan KUA dalam kegiatan yang sangat bermanfaat ini.
“Kami mengucapkan terima kasih karena KUA sudah diajak untuk berpartisipasi dalam kegiatan PSN ini. Ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat. Sebagai bagian dari masyarakat, kami merasa terpanggil untuk turut serta menjaga lingkungan agar terhindar dari penyakit. Semoga langkah kecil ini membawa dampak besar bagi kesehatan warga Boto Wetan,” ujar Jemino di sela-sela kegiatan.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan seperti ini sejalan dengan nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan umatnya untuk saling peduli dan menjaga kebersihan sebagai bagian dari iman.
Sementara itu, Dukuh Boto Wetan, Drs. Nugroho Sarwono, menyambut hangat kehadiran tim gabungan dan menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Kami sangat berterima kasih kepada KUA Nanggulan, Puskesmas, dan para kader yang telah meluangkan waktu untuk datang ke Boto Wetan. Kehadiran bapak-ibu semua sangat berarti bagi kami. Kami berharap kegiatan PSN ini dapat meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama,” ujar Nugroho.
Kegiatan PSN berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Warga terlihat antusias menerima petugas dan mengikuti arahan yang diberikan. Kehadiran para tokoh agama dari KUA Nanggulan memberikan warna tersendiri, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa kepedulian terhadap kesehatan adalah tanggung jawab semua pihak.
Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan wilayah Boto Wetan dan sekitarnya terbebas dari ancaman DBD, serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. (cho/mel)




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!