KUA Temon Gelar Bimwin, Bekali Catin Pilar Sakinah hingga Literasi Keuangan

Kulon Progo (KUA Temon) — KUA Kapanewon Temon kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin), Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini dirancang untuk membekali kesiapan mental para calon pengantin dalam menghadapi fase kehidupan baru setelah menikah, yaitu transisi dari hidup mandiri menuju kehidupan berpasangan dengan perbedaan sifat, karakter, dan pola pikir.

Melalui bimbingan ini, para catin diajak memahami bahwa pemenuhan kebutuhan keluarga kelak tidak lagi berpusat pada diri sendiri, melainkan mencakup kebutuhan pasangan dan anak-anak yang harus dipenuhi bersama.

Dipandu moderator Suparman, S.Ag., kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dengan materi dari berbagai aspek kehidupan berumah tangga.

Pertama, Sumi Hadiana, S.Ag., memaparkan konsep dasar membangun fondasi rumah tangga yang kokoh. Ia menguraikan pilar-pilar utama yang harus diperhatikan dan dijaga setiap pasangan agar tercipta keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah.

Kedua, petugas dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Ngatini, memaparkan pentingnya mengatur jarak kehamilan untuk mewujudkan keluarga sejahtera. Ia mengedukasi peserta mengenai perencanaan jumlah anak serta mengenalkan berbagai metode kontrasepsi keluarga berencana (KB) yang aman.

Ketiga, Penyuluh Agama Islam KUA Temon, Yuni Lestari, S.Th.I., menekankan pentingnya pengelolaan finansial sejak awal pernikahan. Ia memaparkan proporsi ideal pengalokasian keuangan untuk kebutuhan pokok, investasi masa depan, serta kepedulian sosial.

“Calon pengantin hendaknya mampu menyusun perencanaan keuangan secara cermat dan tegas membedakan antara kebutuhan dan keinginan agar tidak ada pengeluaran yang sia-sia. Pemenuhan kebutuhan keluarga harus selalu mempertimbangkan asas kesalingan, keadilan, serta bernilai produktif,” ujar Yuni.

Kegiatan berlangsung interaktif hingga akhir sesi. Sebelum acara ditutup, seluruh catin diajak menyegarkan suasana melalui ice breaking bertajuk “Tepuk Sakinah”. (yun/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *