MAN 3 Kulon Progo Bekali Siswa agar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial

Kulon Progo (MAN 3 KP) – MAN 3 Kulon Progo menggelar edukasi literasi digital dan etika bermedia sosial bagi pelajar sebagai upaya membekali siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, santun, kritis, dan bertanggung jawab. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Sultan Agung MAN 3 Kulon Progo, Selasa (1/9/2026) pukul 12.30 WIB, dengan menghadirkan Ketua Tim Humas dan Komunikasi Publik Kanwil Kemenag DIY, Bramma Aji Putra, S.Kom.I., M.M., sebagai narasumber.

Kepala MAN 3 Kulon Progo, Nurhayanti, S.Pd., M.Sc., dalam sambutannya mengajak seluruh siswa untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memahami materi yang disampaikan. Menurutnya, pemahaman tentang etika digital menjadi hal penting bagi pelajar karena media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. “Saya berharap anak-anak dapat memperhatikan dan memahami kegiatan edukasi ini dengan baik, sehingga benar-benar mengetahui bagaimana etika dalam menggunakan media sosial secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Selain siswa, kegiatan tersebut dihadiri oleh bapak dan ibu guru serta tenaga kependidikan MAN 3 Kulon Progo. Kehadiran seluruh warga madrasah diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya membangun budaya digital yang sehat, aman, dan beretika di lingkungan pendidikan.

Dalam penyampaiannya, Bramma Aji Putra menjelaskan bahwa penggunaan media sosial tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengoperasikan teknologi, tetapi juga membutuhkan etika dalam berinteraksi di ruang digital. Setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang dibagikan perlu dipertimbangkan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.

Bramma mengingatkan beberapa prinsip penting dalam etika digital, antara lain menjaga privasi, meminta izin terlebih dahulu sebelum membagikan sesuatu yang berkaitan dengan orang lain, melakukan cek fakta terhadap informasi yang diterima, serta menjaga bahasa dalam berkomunikasi di media sosial.

“Dalam bermedia sosial, kita harus menjaga privasi, meminta izin terlebih dahulu, melakukan cek fakta, dan menjaga bahasa. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai menghina. Jangan hanya ikut-ikutan tren, hormati tempat dan waktu, serta bertanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan di ruang digital,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bramma juga mengajak para siswa untuk membangun kecerdasan digital. Menurutnya, kecerdasan digital tidak hanya berarti mampu menggunakan perangkat dan aplikasi teknologi, tetapi juga memiliki kesadaran, empati, serta tanggung jawab terhadap setiap tindakan di dunia maya.

Ia menjelaskan beberapa aspek penting kecerdasan digital, yaitu cerdas dalam menggunakan teknologi digital, memiliki empati terhadap orang lain, serta bertanggung jawab terhadap setiap informasi atau konten yang diunggah. Kemampuan tersebut penting agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pengguna yang bijak dan memberikan dampak positif.

“Jadilah pelajar yang cerdas dalam menggunakan teknologi, santun dalam berkomunikasi, kritis dalam menerima informasi, dan bertanggung jawab atas setiap jejak digital yang kita tinggalkan,” pesan Bramma.

Kegiatan edukasi tersebut menjadi momentum bagi siswa MAN 3 Kulon Progo untuk semakin memahami bahwa ruang digital merupakan ruang bersama yang membutuhkan sikap saling menghormati. Melalui pemahaman etika digital, siswa diharapkan mampu menggunakan media sosial sebagai sarana belajar, berkomunikasi, berkarya, dan menyebarkan informasi yang bermanfaat.

Menutup penyampaiannya, Bramma mengajak seluruh siswa untuk menjadikan kecerdasan digital sebagai bagian dari karakter pelajar dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. “Mari kita tanamkan satu hal penting, jadilah pelajar yang cerdas dalam menggunakan teknologi, santun dalam berkomunikasi, kritis dalam menerima informasi, dan bertanggung jawab atas setiap jejak digital yang kita tinggalkan,” pungkasnya.
(shi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *