Strategi dan Sinergi Pengembangan KKO MTsN 4 Kulon Progo

Kulon Progo (MTsN 4 Kulon Progo) – Pengembangan Kelas Khusus Olahraga (KKO) di MTs Negeri 4 Kulon Progo mendapat perhatian dalam kunjungan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Dr. H. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Kulon Progo, Dr. Joko Mursito, S.Sn., M.A., Rabu (16/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Program KKO sekaligus pelatih, Raden Fajar Ismaya Jati, S.Pd. memaparkan strategi dalam mengelola program secara terarah, berkelanjutan, dan maksimal dalam mengembangkan potensi murid. “Pengelolaan KKO tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi dalam pertandingan, tetapi juga pada proses pembinaan murid secara bertahap. Program latihan disusun dengan memperhatikan kemampuan, karakteristik, serta potensi masing-masing murid,” ujarnya. Ia menggarisbawahi pentingnya pemetaan potensi murid sejak awal. Pemetaan tersebut menjadi dasar dalam menentukan program latihan dan pembinaan yang sesuai.
Strategi berikutnya, membangun latihan terstruktur dan konsisten. Selain teknik dasar dan fisik, pembinaan juga diarahkan pada mental bertanding, kedisiplinan, kerja sama, serta sportivitas. Fajar juga menyampaikan pengalaman bertanding sebagai bagian dari proses pembinaan. Murid diberikan kesempatan mengikuti kompetisi untuk mengukur hasil latihan sekaligus memperoleh pengalaman menghadapi situasi pertandingan yang sesungguhnya.

Strategi tersebut telah memberikan hasil yang cukup terlihat melalui berbagai prestasi yang diraih murid MTs Negeri 4 Kulon Progo. Cabang olahraga bola voli menjadi salah satu bidang yang menunjukkan konsistensi prestasi, di antaranya melalui capaian juara dalam berbagai event yang diselenggarakan SMA Negeri 1 Pengasih, SMA Negeri 2 Wates, PKM tingkat Provinsi, serta Liga Pelajar yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Olahraga.
“Adanya sinergi antara madrasah, pelatih, murid, orang tua, dan pihak terkait. Prestasi tidak lahir hanya dari latihan di lapangan, tetapi merupakan hasil dari ekosistem pembinaan yang saling mendukung,” pungkasnya. (amb/siw/don)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!