Tanamkan Adab Bersuci, Kelas I Musera Semangat Ikuti Praktik Wudu

Kulon Progo (Musera) – Pembelajaran praktik wudu untuk murid Kelas I MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) berfokus pada pengenalan rukun, sunah, dan urutan yang benar melalui metode demonstrasi dan pembiasaan. Kegiatan religius luar kelas tersebut dilaksanakan secara tertib pada Kamis (24/9/2026) siang menjelang pelaksanaan ibadah salat zuhur berjamaah.
Bertempat di area tempat wudu madrasah, para murid baru ini diajak untuk memahami pentingnya menjaga kesucian lahir dan batin. Yakni sebagai syarat mutlak sebelum menghadap Allah SWT dalam ibadah salat.
Guru Kelas I Musera, Wasidah, S.Pd.I., memimpin langsung jalannya peragaan dan menjelaskan secara detail setiap tahapan urutan praktik wudu yang sah sesuai dengan tuntunan syariat. Sembari memantau air yang mengalir, ia membetulkan posisi basuhan para murid agar air mengenai seluruh anggota wudu wajib dengan sempurna.
”Membasuh anggota wudu harus berurutan atau tertib. Dimulai dari niat, membasuh wajah, tangan sampai siku, sebagian kepala, hingga kaki sampai mata kaki. Pembiasaan sejak dini melalui demonstrasi langsung ini sangat krusial agar gerakan wudu anak-anak tidak ada yang terlewat dan salat mereka menjadi sah,” jelas Wasidah.
Kegiatan pembekalan fikih ibadah dasar yang aplikatif ini mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Musera, Sumarsih, M.S.I. Dia yang ikut mengontrol jalannya praktik menegaskan bahwa fondasi keagamaan yang kuat bagi murid kelas satu harus dibangun secara konkret melalui pengalaman motorik langsung di lapangan.

”Kami dari pihak madrasah mendukung penuh pembelajaran praktik wudu ini sebagai agenda pembiasaan karakter agamis yang berkelanjutan. Kami ingin para murid tidak hanya menghafal teori tata cara bersuci di dalam buku teks. Tetapi benar-benar mampu mempraktikkannya dengan benar dan tertib dalam keseharian mereka,” ujar Kamad.
Suasana di area pancuran wudu pun nampak penuh antusias saat anak-anak secara bergantian mengantre giliran untuk membasuh diri di bawah bimbingan guru. Salah satu murid kelas I, Arib Ilham Zahi mengaku sangat senang dengan agenda praktik siang ini. Karena ia bisa langsung mencoba melancarkan urutan basuhannya bersama teman-teman sekelas.
”Saya senang sekali dengan praktik wudu siang ini sebelum salat zuhur. Tadi diajarin guru cara membasuh tangan dan kepala yang benar. Sekarang saya jadi lebih tahu urutannya dan segar sekali rasanya habis wudu pakai air mengalir,” kata Arib.
Pembiasaan baik jelang salat zuhur ini diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan dan rasa cinta anak-anak terhadap ibadah wajib sejak usia dini. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!