Workshop MTsN 1 Kulon Progo Bahas Perangkat Pembelajaran

Kulon Progo (MTsN1KP) — Workshop Peningkatan Kompetensi Guru MTsN 1 Kulon Progo memasuki hari kedua pada Jumat (4/9/2026). Setelah pada hari pertama membahas media pembelajaran, workshop hari kedua berfokus pada materi perangkat pembelajaran. Kegiatan berlangsung di aula madrasah dengan suasana yang lebih seru, interaktif, dan penuh antusiasme.

Workshop yang menghadirkan narasumber Narko Wijayanto, S.Pd., Gr., dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan tenaga pendidik MTsN 1 Kulon Progo. Para peserta tidak hanya menyimak pemaparan materi, tetapi juga terlibat langsung dalam diskusi dan praktik penyusunan perangkat pembelajaran.

Pada sesi hari kedua, Narko memberikan pendampingan kepada peserta dalam memahami langkah-langkah penyusunan perangkat pembelajaran. Materi disampaikan secara praktis sehingga para guru dapat langsung menghubungkan materi workshop dengan kebutuhan pembelajaran di kelas.

Suasana kegiatan tampak semakin hidup ketika peserta mulai berdiskusi dan mempraktikkan langkah-langkah penyusunan perangkat pembelajaran. Berbagai pertanyaan dan kendala yang ditemui guru dalam proses penyusunan dibahas bersama sehingga kegiatan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi memberikan pengalaman yang dapat langsung diterapkan.

Koordinator kegiatan, Ani Minarni, S.Pd. berharap materi yang diperoleh selama workshop dapat diterapkan oleh seluruh peserta dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. “Semoga semua peserta bisa menerapkan materi yang sudah didapat dalam pembelajaran. Jika nanti masih ada kesulitan, narasumber juga bersedia mendampingi sampai tuntas. Jadi, kami berharap tidak hanya memahami materinya, tetapi juga benar-benar bisa mempraktikkan langkah-langkahnya,” ungkap Ani.

Ia menambahkan, hasil workshop juga diharapkan dapat menjadi bahan yang dapat digunakan kembali oleh para guru agar tidak melupakan tahapan-tahapan dalam menyusun perangkat pembelajaran.
Dengan berakhirnya workshop hari kedua, MTsN 1 Kulon Progo berharap peningkatan kompetensi yang diperoleh guru dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen madrasah untuk terus mendorong guru agar semakin profesional, adaptif, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna bagi murid. (wdy/don)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *