Anatomi Akar Sunyi

Fara Miladya Aqila
Murid MTsN 6 Kulon Progo

Di bawah riuh gedung-gedung beton yang mencakar awan
Dan deru mesin yang memburu waktu tanpa belas kasihan
Kami adalah detak sunyi yang melata di bawah tanah
Menjaga fondasi pertiwi agar tidak patah

Dunia hanya melihat buah yang ranum di pucuk dahan
Kemajuan teknologi, kilau kota, dan lembar-lembar saham
Namun di sini, di atas lantai ubin yang dingin dan legam
Kami menyiram akar peradaban dengan doa-doa tengah malam

Kami tidak berburu panggung atau riuh tepuk tangan
Bagi kami, kebenaran tak butuh pameran di beranda depan
Lewat bait-bait Alfiyah yang dihafal dalam kantuk yang berat
Kami menenun kembali akhlak dunia yang nyaris sekarat

Ketika zaman ini limbung kehabisan pegangan
Dan manusia modern tersesat di labirin angan-angan
Akar sunyi ini akan tetap mengikat bumi dengan kuat
Menyalurkan getaran iman, merawat hidup hingga akhir hayat.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *