Momen Istimewa Hari Santri: Alvin dan Gayuh, Siswa MAN 2 Kulon Progo Terima Piala Juara Lomba Da’i Remaja di Alun-Alun Wates

Kulon Progo (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MAN 2 Kulon Progo. Dua siswanya yang mewakili kapanewon masing-masing berhasil meraih penghargaan tertinggi pada Lomba Da’i Remaja Tingkat Kabupaten Kulon Progo Tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo ke-75.

Puncak apresiasi atas raihan prestasi tersebut berlangsung dalam suasana khidmat saat penyerahan piala pada Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Kabupaten Kulon Progo di Alun-Alun Wates, Kamis (22/10/2026).

Momen penyerahan piala kepada kedua siswa berprestasi ini disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Kulon Progo (H. Ambar Purwoko, A.Md.), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo (Dr. H. M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd.), serta jajaran Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Kulon Progo.

Dalam kompetisi tersebut, Alvin Ryzky Erlangga Sahputra tampil memukau mewakili Kapanewon Panjatan dan berhasil meraih Juara 1 dengan perolehan nilai 96. Alvin membawakan materi bertema “Peran Remaja Masjid Menangkal Judi Online dan Narkoba”—sebuah isu krusial yang sangat relevan dengan tantangan generasi muda saat ini. Sementara itu, Alkienat Gayuh Nacikal Lajalu yang mewakili Kapanewon Lendah sukses menyabet Juara 2 dengan raihan nilai 93.

Capaian dua siswa MAN 2 Kulon Progo ini menjadi kebanggaan besar, tidak hanya bagi madrasah dan kapanewon pengirim, tetapi juga membuktikan potensi luar biasa generasi muda di bidang keagamaan dan dakwah.

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih oleh Alvin dan Gayuh.

“Keluarga besar MAN 2 Kulon Progo merasa sangat bangga dan bersyukur atas capaian gemilang yang diraih oleh Ananda Alvin Ryzky Erlangga Sahputra dan Ananda Alkienat Gayuh Nacikal Lajalu. Keberhasilan mereka meraih Juara 1 dan Juara 2 mewakili Kapanewon Panjatan dan Kapanewon Lendah membuktikan bahwa siswa kami tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki keterampilan syiar, keberanian, dan kepedulian sosial yang luar biasa,” tutur H. Riza Faozi.

Ia juga menambahkan bahwa isu judi online dan narkoba yang diangkat dalam kompetisi ini sangat penting bagi masa depan generasi muda. Ia berharap prestasi ini menjadi langkah awal bagi Alvin dan Gayuh untuk terus menjadi teladan serta pembawa perubahan positif (agent of change) di tengah masyarakat. (gia)

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *