Cegah “Kebocoran” Finansial Keluarga, Penyuluh Agama KUA Pengasih Ajak Kader Kesehatan dan PKK Kuasai Seni Kelola Keuangan
Kulon Progo (KUA Pengasih) – Keharmonisan dan kesejahteraan rumah tangga tidak hanya dibangun di atas landasan kasih sayang, tetapi juga tata kelola keuangan yang tangguh. Semangat inilah yang melandasi pelaksanaan program Pusaka Sakinah rutin yang digelar di Balai Kalurahan Margosari, Kapanewon Pengasih, pada Selasa (27/10/26).
Kegiatan edukatif ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting dan mitra strategis kalurahan, di antaranya Nur Hidayat Prabowo selaku Carik Kalurahan Margosari, Sri Estanti Ketua TP PKK Margosari, Dewi selaku perwakilan dari Puskesmas Pengasih II, serta Sumiyati dari Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kapanewon Pengasih. Kehadiran para stakeholder ini menegaskan komitmen lintas sektor dalam memperkuat ketahanan keluarga di wilayah Margosari.

Dok. Penyuluh Agama Islam memberikan penyuluhan
Dalam sesi pemaparan materi, penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Luazizah, S.H.I., membawakan topik krusial bertajuk “Seni Mengelola Keuangan Keluarga”. Di hadapan para kader kalurahan, Luazizah menekankan bahwa indikator keluarga sejahtera tidak melulu diukur dari besarnya nominal penghasilan saban bulan.
“Keluarga yang sejahtera bukan dinilai dari seberapa besar penghasilan bulanan, melainkan dari seberapa cermat keluarga tersebut mengatur uang yang masuk dan keluar. Seringkali keretakan atau masalah dalam rumah tangga timbul bukan semata karena kurangnya pendapatan, melainkan akibat kebocoran-kebocoran kecil dalam pengeluaran bulanan yang tidak terkontrol,” tegas Luazizah.
Ia juga mengajak para kader PKK dan masyarakat untuk mulai membedakan antara kebutuhan primer dengan keinginan konsumtif, serta pentingnya keterbukaan dan perencanaan finansial bersama pasangan demi menjaga stabilitas domestik.

Secara terpisah, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., S.H.I., M.S.I., memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi penyelenggaraan Pusaka Sakinah sebagai wadah edukasi bernilai strategis bagi masyarakat.
“Program Pusaka Sakinah hadir sebagai benteng pertahanan keluarga. Ketahanan finansial adalah salah satu pilar utama terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Ketika sebuah keluarga mampu mengelola keuangannya secara bijak dan berkecukupan secara mental maupun finansial, maka angka konflik rumah tangga hingga potensi perceraian dapat ditekan secara signifikan. Kami berharap edukasi yang disampaikan dapat ditularkan oleh para kader kepada masyarakat luas di Kalurahan Margosari,” ujar Rangga.
Melalui sinergi antara KUA, pemerintah kalurahan, tim kesehatan, dan PLKB ini, diharapkan para kader Margosari semakin berdaya dalam mendampingi warga mewujudkan keluarga yang mandiri, sehat, dan sejahtera secara berkelanjutan.(lua/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!