Lima Duta MAN 2 Kulon Progo Ikuti Pembinaan Satker ZI-WBK Dirjen Pendis, Siap Perkuat Reformasi Birokrasi dan Layanan Bermutu

Bogor (Humas MAN 2 Kulon Progo) – Sebanyak lima orang delegasi yang tergabung dalam Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) MAN 2 Kulon Progo dengan penuh semangat memenuhi undangan kegiatan Pembinaan Satker ZI-WBK yang diselenggarakan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI di Nemuru Grand Bhuvana Ciawi, Jalan K.H. R.M. Toha No. 487, Ciawi, Kabupaten Bogor, pada hari Rabu, 28 Oktober 2026.
Delegasi atau “duta” MAN 2 Kulon Progo yang hadir langsung dalam acara tersebut terdiri atas Kepala Madrasah H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., Kepala Tata Usaha Sudaryati, S.M., Ketua Tim Pembangunan Zona Integritas Drs. Amir Ma’ruf, MA, Sekretaris Tim PZI Wadiyanto, S.Pd., serta perwakilan Tim IT Fahri Alifiansyah Pratama, A.Md.K.
Kehadiran tim ini merupakan wujud komitmen kuat madrasah dalam mengakselerasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Setelah melalui seremoni pembukaan pada Rabu pagi, 28 Oktober 2026, agenda dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi substansial terkait penguatan Zona Integritas menuju WBBM pada satuan kerja di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama. Dua narasumber ahli yang telah disiapkan untuk memberikan pembekalan mendalam pada sesi tersebut adalah Ainun Habibah, S.I.P. dan Fernando Silalahi, S.Ak.
Berdasarkan paparan materi pembinaan, fokus utama pembangunan ZI saat ini tidak hanya bertumpu pada pemenuhan dokumen administratif semata, melainkan pada terciptanya dampak nyata bagi masyarakat. Materi pelatihan menggarisbawahi pentingnya siklus “Masalah – Solusi – Hasil -Dampak” dalam membangun budaya integritas, peningkatan kualitas layanan publik (seperti PPDB, akademik, EMIS, dan layanan keagamaan yang bebas pungli), serta mitigasi risiko yang komprehensif pada 6 Area Perubahan.
Selain itu, para peserta juga dibekali petunjuk teknis terkait pengisian Lembar Kerja Evaluasi (LKE), penyusunan rencana aksi berbasis isu strategis, pengelolaan data pengaduan masyarakat, serta strategi menghadapi tahapan wawancara dan observasi lapangan oleh Tim Penilai Nasional (TPN).

Kepala MAN 2 Kulon Progo, H. Riza Faozi, S.Ag., M.S.I., melalui tim delegasi menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam pembinaan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola madrasah.
Dengan mengikuti pembinaan langsung di Bogor ini, Tim Pembangunan ZI MAN 2 Kulon Progo optimis dapat mengimplementasikan strategi reformasi birokrasi secara lebih terstruktur, transparan, dan berorientasi pada kepuasan stakeholder serta peningkatan mutu peserta didik. (gia)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!