KUA Nanggulan Dukung Peresmian Dua Musala di Puskesmas Nanggulan

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — Puskesmas Nanggulan meresmikan dua musala bernama Al-Ikhlas dan Asy-Syifa sebagai sarana ibadah bagi pegawai maupun masyarakat yang berkunjung. Peresmian ini menjadi momen istimewa bagi Kepala Puskesmas Nanggulan, drg. Wira Utami Pratimi, yang memaknai hadirnya kedua musala tersebut sebagai kado terakhir menjelang akhir masa tugasnya.

Prosesi peresmian ditandai dengan penyerahan sertifikat arah kiblat dan doa oleh Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kulon Progo, Mulyono, S.H.I., M.H.I. Penyerahan sertifikat tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan ketepatan arah kiblat sekaligus mengiringi harapan agar kedua musala dapat memberikan manfaat bagi seluruh penggunanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan salat berjemaah yang berlangsung khusyuk dan penuh kebersamaan. Keberadaan musala ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat menunaikan ibadah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan pelayanan kesehatan.

Setelah salat berjemaah, Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., menyampaikan kultum tentang tingkatan salat. Dalam tausiah tersebut, ia mengingatkan pentingnya meningkatkan kualitas ibadah, baik dari segi pelaksanaan maupun kekhusyukan dan penghayatan terhadap maknanya.

Bagi drg. Wira Utami Pratimi, peresmian Musala Al-Ikhlas dan Asy-Syifa memiliki makna tersendiri. Menjelang akhir masa tugasnya sebagai Kepala Puskesmas Nanggulan, keberadaan kedua musala tersebut menjadi bentuk peninggalan yang diharapkan terus memberikan manfaat bagi pegawai dan masyarakat.

Musala ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan spiritual di tengah aktivitas pelayanan kesehatan. Selain sebagai tempat beribadah, keberadaannya juga menjadi pengingat bahwa pelayanan kepada masyarakat perlu dilandasi keikhlasan, kepedulian, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

Peresmian Musala Al-Ikhlas dan Asy-Syifa melengkapi fasilitas ibadah di Puskesmas Nanggulan. Lebih dari sekadar bangunan, kedua musala tersebut diharapkan menjadi sarana ibadah yang membawa manfaat dan keberkahan bagi setiap orang yang menggunakannya. (cho/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *