KUA Nanggulan Perkuat Kapasitas Nazir, Tekankan Tata Kelola Wakaf yang Profesional

Kulon Progo (KUA Nanggulan) — KUA Nanggulan menggelar pembinaan bagi para nazir wakaf di SMP Muhammadiyah Nanggulan, pada Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh nadzir dari PCM Nanggulan, ahli waris wakif, PPAIW KUA Nanggulan, serta Jogoboyo Kalurahan Kembang.
Pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas nazir dalam mengelola harta wakaf secara profesional, transparan, dan akuntabel. Salah satu agenda utama adalah penyelesaian proses wakaf tanah yang telah tertunda selama 46 tahun.
Sudiono, Ketua bidang Wakaf PCM Nanggulan , menyampaikan bahwa tanah yang akan diwakafkan tersebut telah lama diniatkan untuk kepentingan umat, namun karena berbagai hal baru dapat diproses saat ini.

“Tanah wakaf ini niatnya sudah lama ingin diwakafkan, tetapi karena berbagai hal selama 46 tahun belum berhasil. Karena menuntut keadaan, maka saat ini kalau bisa segera diproses. Sinergi ini semoga tulus dan menjadi hasil yang mulus,” ujar Sudiono.
Kepala KUA Nanggulan, Jemino, S.H.I., M.H., yang juga bertindak sebagai PPAIW, menyampaikan bahwa dirinya telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) perwakafan di pusat. Ia menegaskan bahwa saat ini berbagai persoalan perwakafan dapat diselesaikan dengan lebih mudah melalui sistem informasi yang tersedia.

“Saya sudah diikutkan diklat perwakafan di pusat. Sekarang persoalan apa pun bisa diselesaikan, masalahnya bisa dibuka lewat website SIWAK. Di sana ada masalah apa, solusinya bagaimana, dan disertai dengan dasar hukumnya,” ujar Jemino.
Ia juga mengimbau para nazir untuk memanfaatkan layanan digital tersebut agar pengelolaan wakaf semakin tertib dan terhindar dari potensi sengketa di masa mendatang.
Melalui pembinaan ini, KUA Nanggulan berkomitmen untuk terus mendampingi para nazir dalam mengelola harta wakaf secara amanah, profesional, dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (cho/mel)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!