KUA Wates Dukung Ekoteologi, Wakaf Produktif Ditanami Melon

Kulon Progo (KUA Wates) – Kantor Urusan Agama (KUA) Wates mendukung penguatan program ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia melalui pemanfaatan lahan wakaf produktif untuk budidaya tanaman melon. Kegiatan dukungan dan kunjungan ini dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026) di kompleks Pondok Pesantren Nurul Ummah 2 (Nurmadu), Turip, Ngestiharjo, Kapanewon Wates, Kabupaten Kulon Progo.
Ekoteologi merupakan upaya mengintegrasikan nilai-nilai ajaran agama dengan kesadaran dan tindakan nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup. Melalui program ini, nilai-nilai keagamaan tidak hanya diwujudkan dalam ibadah, tetapi juga melalui kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Budidaya melon tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pihak dengan memanfaatkan tanah wakaf di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Ummah 2. Selain mendukung pelestarian lingkungan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi serta menjadi contoh pemanfaatan aset wakaf secara produktif dan berkelanjutan.

Penyuluh Agama Islam Kapanewon Wates, Aris Muh Sadzili turut berperan sebagai salah satu pendamping kegiatan. Keterlibatan penyuluh diharapkan dapat memperkuat edukasi kepada masyarakat bahwa menjaga lingkungan dan mengelola sumber daya secara bertanggung jawab merupakan bagian dari pengamalan nilai-nilai agama.

Kepala KUA Wates, Marjuki, S.H.I., M.S.I., menyampaikan dukungan penuh terhadap program pemanfaatan lahan wakaf produktif sekaligus pelaksanaan ekoteologi. Menurutnya, tanah wakaf memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi aset yang memberikan manfaat nyata bagi umat.
“Pemanfaatan tanah wakaf secara produktif merupakan salah satu upaya agar aset wakaf dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kami mendukung program ekoteologi Kementerian Agama RI melalui kolaborasi dan pendampingan, sehingga nilai-nilai agama dapat diwujudkan dalam aksi nyata menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan umat,” ungkap Marjuki.(rar)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!